Perbandingan Jatuhnya King’s Landing di ‘House of the Dragon’ dengan ‘Fire and Blood’

Setelah 20 episode, banyak pertempuran berdarah, dan kematian dua putranya, Rhaenyra Targaryen (Emma D’Arcy) akhirnya berhasil. Dia merebut Tahta Besi Westeros.

Kemenangan ini terjadi di akhir House of the Dragon Season 3, episode 2. Di episode itu, Rhaenyra dan Daemon (Matt Smith) menyerbu King’s Landing dengan naga dan menguasai Red Keep. Ini adalah perkembangan besar, baik di serial maupun di buku aslinya, Fire and Blood karya George R.R. Martin. Namun, seperti episode 1 yang menampilkan Battle of the Gullet raksasa, House of the Dragon membuat beberapa perubahan saat menceritakan kemenangan Rhaenyra di layar kaca.

Dari peran baru Alicent Hightower (Olivia Cooke) hingga kematian ayahnya, Otto (Rhys Ifans), ini adalah semua perbedaan terbesar antara House of the Dragon dan Fire and Blood.

Alicent Berperan Penting dalam Jatuhnya King’s Landing

Perubahan terbesar yang dilakukan House of the Dragon sudah dimulai sejak final Season 2. Saat itu, Alicent datang ke Dragonstone untuk membuat kesepakatan dengan Rhaenyra. Dia bilang bahwa begitu Aemond (Ewan Mitchell) pergi ke Harrenhal, Rhaenyra bebas untuk mengambil King’s Landing dan kepala Aegon II (Tom Glynn-Carney). Alicent bahkan akan menyuruh tentara untuk menurunkan senjata. Sebagai balasannya, Rhaenyra harus membiarkan dia, Helaena (Phia Saban), dan Jaehaera pergi dengan bebas. Semua ini adalah cerita baru di serial. Dalam buku, hasil akhirnya sama: Alicent menyerahkan kota. Tapi dia melakukannya karena terpaksa. Rhaenyra memberinya pilihan antara mati atau menyerahkan King’s Landing, dan Alicent memilih untuk tetap hidup.

Gwayne Bebas dari Maut di Buku

Gwayne Hightower (Freddie Fox) mungkin tidak suka berada di Riverlands bersama Criston Cole (Fabien Frankel). Tapi dia harus bersyukur tidak berada di King’s Landing saat jatuh. Kalau dia ada di sana, dia mungkin akan mati di tangan komandan City Watch, Luthor Largent (Tom Cullen), seperti nasibnya di Fire and Blood. Dalam buku, Gwayne adalah wakil komandan gold cloaks, dan dia ingin membunyikan tanda bahaya saat Rhaenyra datang. Namun Luthor, yang masih setia pada Daemon, menusuknya. Di serial, Gwayne selamat.

MEMBACA  Cara menggunakan iPhone Anda dengan satu tangan

Eksekusi Otto Hightower

Meskipun Gwayne selamat, ayahnya, Otto, tidak seberuntung itu. Seperti di buku, dia adalah orang pertama yang dipenggal saat Rhaenyra berkuasa. Tapi House of the Dragon mengubah beberapa bagian eksekusi Otto. Pertama, eksekusi terjadi tepat setelah dia dibebaskan dari penjara di bawah King’s Landing. Rupanya Larys Strong (Matthew Needham) yang memenjarakannya sejak pertengahan Season 2 (padahal Otto tidak dipenjara di buku). Serial juga memperjelas adegan eksekusinya dengan menyuruh Daemon mendorong Rhaenyra untuk memenggal Otto sendiri (buku tidak cerita detail eksekusi). Ini adalah momen brutal di mana Rhaenyra yang masih berduka melanjutkan siklus kekerasan. Ini juga pertanda buruk untuk hubungannya dengan Alicent, yang baru pulang dan melihat sahabatnya berdiri di samping mayat ayahnya.

Aegon II Kabur saat Invasi

Salah satu bagian dari kesepakatan Alicent dan Rhaenyra adalah Rhaenyra bisa membunuh Aegon. Di serial, Aegon sudah tidak ada di King’s Landing. Tapi di buku, dia baru kabur saat King’s Landing jatuh. Dia tidak pergi sendiri, dia membawa anaknya Jaehaera dan Maelor (yang tidak ada di serial), serta dua anggota Kingsguard.

Tahta Besi yang (Tidak) Melukai Rhaenyra

Di akhir episode, Rhaenyra duduk di Tahta Besi. Baik di serial maupun buku, detail soal tahta ini beda. Dalam Fire and Blood, tahta itu melukai kaki dan telapak tangannya. Ini menunjukkan tahta itu "menolak" dia, tanda dia tidak akan lama menjadi ratu. House of the Dragon sama sekali mengabaikan momen ini. Mungkin serial tidak mau memperkuat legenda tahta yang menolak keturunan Targaryen yang tidak setia. (Atau malah ingin menekan kalau Rhaenyra benar-benar pantas duduk di sana.) Tapi serial pernah menunjukkan pemotong tahta melukai orang sebelumnya, seperti banyak luka Viserys (Paddy Considine).

MEMBACA  Kobo Elipsa 2E, pembaca ebook favorit kami untuk mencatat, diskon $50.

Meskipun serial memilih untuk tidak membuat Tahta Besi melukai Rhaenyra, masa pemerintahannya tidak akan mudah. Dari cuplikan episode selanjutnya, dia akan menghadapi tantangan mendapatkan dukungan dari wilayah kerajaan dan melawan kekuatan Ormund Hightower (James Norton). Meski sudah resmi menjadi Ratu Tujuh Kerajaan, masih banya episode tersisa di Season 3 untuk hal-hal menjadi kacau balau.

Tinggalkan komentar