Kementerian Agama Cabut Izin Pondok Pesantren Ibadurrahman Pasca Kasus Kekerasan Seksual

loading…

Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said mengatakan pihaknya udah resmi mencabut izin operasional Pesantren Ibadurrahman di Kutai Kartanegara, Kaltim, terkait kasus kekerasan seksual. Foto/istimewa

KALTIM – Kementerian Agama (Kemenag) resmi mencabut izin oprasional Pesantren Ibadurrahman, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur setelah ada kasus kekerasan seksual. Sekarang, Kemenag lagi fokus buat mindahin para santri serta tenaga pendidik dan kependidikan, supaya hak-hak mereka tetap terpenuhi.

Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said, ngapresiasi langkah cepat dari Kantor Wilayah Kemenag Kalimantan Timur dalem nanganin dugaan pelecehan seksual di pesantren tersebut. Menurut dia, koordinasi yang baik antara Kanwil Kemenag Kaltim, pemerintah daerah, aparat hukum, dan pihak terkait lainnya nunjukin kalo perlindungan santri harus jadi prioritas utama.

“Kita ngasih apresiasi besar ke jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur yang gerak cepet, mulai dari penangan kasus, ngawal proses hukum, sampe tindak lanjut setelah keputusan pencabutan Nomor Statistik Pesantren (NSP) Pondok Pesantren Ibadurrahman Tenggarong. Langkah ini ngebuktiin negara bener-bener hadir buat lindungi anak-anak, negakkan akuntabilitas penyelenggaraan pesantren, dan pastiin hak-hak santir tetap terpenuhi,” ujar Basnang, Minggu (28/6/2026).

Baca juga: 29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya

Direktorat Pesantren bareng Kanwil Kemenag Kalimantan Timur terus ngawal proses pendampingan setelah pesantren ditutup. Ada beberapa langkah afirmasi yang dilakukan, kayak: bantuin mindahin santri ke lembaga pendidikan yang lebih aman, kasih pendampingan psikososial buat korban dan santri yang kena dampak, serta bantuin tenaga pendidik dan kependidikan biar proses transisi berjalan secara manusiawi, terukur, dan ngutamain kepentingan terbaik buat anak-anak.

MEMBACA  Komisi VI DPR Meminta Kementerian BUMN untuk Tetap Menjaga Kinerjanya

Tinggalkan komentar