Saham perusahaan komputasi kuantum jadi satu-satunya titik cerah di pasar yang lagi kacau balau pada hari Selasa. Harganya naik derastis setelah Presiden Trump tanda tangan dua perintah eksekutif yang bertujuan jaga dominasi AS di teknologi baru ini.
Sementara pasar umum lagi lesu hari Selasa, dengan investor khawatir soal AI dan teknologi bikin Nasdaq turun 2.2% dan S&P 500 turun lebih dari 1.4%, saham perusahaan komputasi kuantum malah meroket saat pasar tutup.
Quantinuum, perusahaan yang dibentuk tahun 2021 dari gabungan Honeywell Quantum Solutions dan Cambridge Quantum, jadi yang terdepan dengan saham naik lebih dari 13% pas tutup pasar. Dua perusahaan kuantum murni lainnya, Infleqtion dan D-Wave, tutup dengan kenaikan 12% dan 2%. Sementara IBM, yang punya armada sistem kuantum terbesar, naik 5%. Analis JPMorgan Brian Essex juga naikin rekomendasi IBM dari netral jadi overweight, sebagian karena potensi untung dari minat ke AI dan komputasi kuantum, yang bantu naikin saham Selasa.
Hari Senin, ditemani pemimpin perusahaan komputasi kumantum di Gedung Putih, Trump tandatangan dua perintah yang kasih batas waktu keras untuk bikin komputer kuantum yang “relevan secara ilmiah” dan buat badan pemerintah pakai kriptografi pasca-kuantum untuk data sensitit. Trump bilang komputasi kuantum punya “arti besar buat pertumbuhan ekonomi negara kita, riset ilmiah, dan keamanan dunia maya.”
Perintah ini ngasih dorongan ke sektor yang udah lama janjikan terobosan besar tapi kadang gagal yakinkan investor bahwa dengan cepat bakal ada untung.
Komputer super klasik pakai kode biner (1 dan 0) buat jalanin perhitungan berurutan, sementara komputer kuantum andalkan qubit, unit kecil yang bisa wakili 1 dan 0 sekaligus lewat sifat yang disebut superposisi. Komputer kuantum bisa jalanin perhitungan secara paralel, bikin mereka jauh lebih cepet buat masalah tertentu. Di sisi lain, qubit sangat sensitif ke gangguan lingkungan, susah banget distabilkan. Dan meski sudah investasi milyaran dolar, beberapa ahli bilang komputasi kian tum masih butuh bertahun-taun buat bisa dipakai secara komersial.
Perintah Trump bisa dipercepat waktu itu, setidaknya selon beberapa pemain utama industri.
CEO Infleqtion, mathew Kinsella,yang hadir di penandatanganan perintah eksekutif di Gedung Putih hari Senin, bilang sama Fortune bahwa perintah baru bikin kuantum jadi “kewajiban nasional.”
“Perusahaan, peneliti, dan badan pemerintah AS bisa bergerak bersama-sama dengan cepat. Ini yang dibutuhin teknologi ini,” katanya.
Arvind Krishna, CEO IBM yang hadir juga di Gedungputih, nyebut perintah it U sebagai “langkah maju penting dan tepat waktu.”
“Kebijakan yang baik, investasi yang berkelanjutan, dan kemitraan publik-swasta penting banget buat pertahankan kepemimpinan kuantum dan ketahanan inologis AS,” katanya dalam biasa_pernyatan salah gaktif.
Perintah eksekutif pertama, antara lain bangun QC-ADDS, suruh badan federal bikin komputer kuantut pertama yang m merupakan k untuk penelitian berarti bu. Komputer nya akan di nyempitin di fas_litas_tas Dowknow Department energi_enjamin kelar selar rea k edit Pelatan Pentagon harus l a_PAGE peng_se nsor fitur kon itu per S menj sen a y il getInf ko men,m ke R is ya mb i ak: “men@”.
Per:intruh kedua target asanya_cat at as_Sys, atas bad.hur_diatnyo melakukan_up_date_senca andalan_Sensat_skema si. alok alih tesia cara cara sat Gp min pe_-k” int p sehinfa ri er op y ki ub sing pa uh k_n_PA”.
IKal serta_bist Ek pend U setengah bat.peng enasor