Untuk satu hari, setidaknya, Korea Selatan punya perusahan paling berharga yang baru.
SK hynix, salah satu produsen chip memori terbesar di dunia, berhasil melebihi Samsung Electronics dalam kapitalisasi pasar pada hari Senin. Setelah harga sahamnya naik 5.6%, nilai SK hynix menjadi lebih dari 2,1 quadriliun won ($1,35 triliun), sedikit di depan Samsung yang $1,34 triliun.
Samsung ambil kembali posisi teratas pada hari Selasa, setelah saham SK hynix turun hampir 12.5% sebagai bagian dari penjualan besar-besaran saham teknologi. Saham Samsung juga turun 12.3%, sementara indeks KOSPI ikut turun 10%.
Meskipun begitu, naiknya SK hynix ke puncak adalah perubahan yang cepat untuk sebuah perusahan yang dulunya tersesat sebagai pembuat elektronik yang struggling, dipisah dari Hyundai di 2003 dan dibeli oleh SK pada 2011.
SK hynix sekarang adalah produsen terkemuka dunia untuk memori bandwidth tinggi (HBM), yang penting untuk membuat prosesor AI dan unit pemrosesan grafis oleh perusahan seperti Nvidia. Perusahan ini menguasai sekitar 58% pasar HBM berdasarkan pendapatan, menurut Counterpoint Research. Samsung dan Micron Technologies ada di posisi kedua dan ketiga. Samsung, khususnya, lambat masuk ke pasar prosesor AI, sehingga membuat SK hynix jadi pemasok eksklusif untuk platform Hopper dan Blackwell-nya Nvidia.
Booming AI sudah meningkatkan kekayaan SK hynix secara luar biasa. Perusahan ini mencatat pendapatan rekor 97 triliun won ($63,1 miliar) di 2025, naik 47% dari tahun sebelumnya dan mencapai rekor baru. Kenaikan labanya lebih impresif lagi: SK hynix mendapat laba bersih 42,9 triliun won ($27,9 miliar), dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Secara lebih luas, pembuat chip memori seperti SK hynix, Samsung, dan Micron diuntungkan oleh kekurangan chip memori di seluruh dunia karena pembangunan infrastruktur AI yang cepat.
Saham SK hynix naik hampir 900% selama 12 bulan terakhir, dibandingkan dengan hampir 180% untuk indeks KOSPI yang lebih luas.
Investor Korea sudah ramai-ramai masuk ke pasar saham negara itu untuk mencoba meraih keuntungan besar ini. Contohnya, pembayaran penebusan asuransi di Korea melompat 16% di kuartal pertama tahun ini, menurut Korea Herald mengutip data industri, dimana orang Korea mencairkan polis mereka untuk menaruh uang ke saham Korea.
Pekerja chip di SK hynix dan Samsung mengharap bonus besar tahun ini, berkat laba yang melimpah di kedua perusahan chip itu. Sebuah laporan Reuters sebelumnya memperkirakan bahwa pekerja SK hynix bisa dapat bonus 700 juta won ($455,000) jika perusahan tersebut mendapat laba tahunan 250 triliun won.
Orang Korea bahkan bercanda bahwa jaket SK hynix adalah “pakaian kencan terbaik,” dan karyawannya cepat menjadi buruan panas di pasar kencan. “Dulu kariawan SK hynix dan Samsung Electronics dianggap kandidat B+ atau A-grade, sekarang mereka lebih mendekati A+,” kata Son Dong-gyu, CEO lembaga jodoh Bien Aller, kepada Reuters.
Meski begitu, tidak semua orang nyaman dengan minat investor yang besar pada pembuat chip Korea itu.
Pada hari Senin, Lee Chan-jin, kepala regulator keuangan Korea Selatan,bilang dia menyesal sudah mengizinkan ETF leverage satu saham yang melacak SK hynix dan Samsung untuk diluncurkan awal tahun ini. “Merenungkan situasinya, berpikir apakah aku harusnya rebahan untuk memprotes peluncuran itu dengan cara apapun untuk memblokirnya.” katanya.
ETF-ETF ini juga populer di pasar lain. Pada hari Selasa, sebuah ETF leverage di Hong Kong yang didesain untuk memberikan dua kali lipat pengembalian harian SK hynix, mencapai aset $16,8 miliar, melampaui Tracker Fund, ETF tertua di kota itu yang melacak Indeks Hang Seng.
Menurut Bloomberg, ETF SK hynix menarik aliran dana masuk terbesar kedua tahun ini, di belakang ETF serupa untuk Samsung Electronics.
Investor AS akan segera dapat kesempatan untuk membeli kehebohan SK hynix. Pembuat chip ini sudah mengajukan izin secara rahasia untuk listing di AS.