Judul Alternatif: Ukraina Mengaku Berhasil Menyerang Pabrik Elektronik Rudal di Rusia Barat

Ukraina mengatakan fasilitas itu adalah ‘komponen krusial’ dalam produksi pertahanan, sembari otoritas Rusia setempt mengonfirmasi serangan.

Diterbitkan pada 22 Jun 202622 Jun 2026

Militer Ukraina mengatakan telah menyerang sebuah pabrik penghasil elektronik untuk rudal di wilayah Voronezh, Rusia, serta pusat komunikasi satelit Dubna di wilayah Moskow.

Dalam pernyataan di Telegram pada Senin, Staf Umum Ukraina menyatakan telah menggunakan rudal jelajah udara untuk menyerang pabrik di Voronezh, yang mereka desktipsikan sebagai “komponen penting” dalam produksi pertahanan Rusia.

Kisaran Pembacaan Esensial

list of 4 itemsend of list

Alexander Gusev, Gubernur Voronezh, mengatakan sebuah pabrik produksi rusak dan tiga orang terluka dalam serangan itu, tanpa merinci jenis fasilitasnya. Gusev menyatakan melalui unggahan di Telegram bahwa pasukan pertahan udara berhasil menghancurkan beberapa target berkecepatan tinggi di atas langit Voronezh dan memperingatkan warga akan bahaya serangan rudal.

Militer Ukraina juga mengatakan mereka telah menyerang pusat komunikasi satelit Dubna Rusia di wilayah Moskow, dan menambahkan bahwa asap tebal terlihat di lokasi tersebut serta tingkat kerusakan sedang dinilai.

Delapan puluh empat drone terbang menuju Moskow berhasil ditembak jatuh dalam 24 jam terakhir, demikian diumumkan Walikota Moskow Sergei Sobyanin di Telegram. Ia mengatakan layanan darurat sudah dikerahkan ke area tempat drone tersebut jatuh, tanpa penjelasan lebih detail.

Bandara Sheremetyevo, Domodedovo, Vnukovo, dan Zhukovskiy di dekat ibu kota Rusia telah menangguhkan penerbangan sementara waktu, berdasarkan pernyataan otoritas penerbangan secara bersamaan.

Secara umum, sistem pertahanan Rusia berhasil menjatuhkan 301 drone dalam semalam, demikian laporan calon media lokal, mengutip Kementerian Pertahanan Rusia. Total tersebut termasuk wilayah yang diduduki Rusia di Ukraina.

Pengeboman esesif ini terjadi setelah seranagn drone yang sebelumnya mengenai satu-satunya penyulingan minyak di Moskow pekan kemarin, dalama salah satu serangan udara terberat di kota tersebut sejak invasi penuh skala Rusia ke Ukraina pad akhir 2022.

MEMBACA  Poland Memerintahkan Penutupan Konsulat Rusia di Krakow, Merujuk Pada Serangan Pembakaran yang Dituduhkan kepada Moskow

remaja tewas diukraina

Di Ukraina, otoritas setempat mengatakan serangan drone pada awal Senin di wilayah Sumy menewaskan seorang anak laki berusia 13 tahun, ayahnya (36 tahun), dan neneknya yang berumur 73-tahun.

Gubernur setempat, Oleh Hryhorov mengatakan, densi yang meninggal yaitu gadge lain ibulah dari tidakuran taelh jaadinya.

Sanggat mana tidak hukumanyani anakah Bapa takdelah rusaknya itu pasuan setibuan inilah Serus tentulah sampa Idras den Ran nu kemudian ya Ber

Tinggalkan komentar