Jakarta (ANTARA) – Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk melindungi integritas informasi dan keselamatan jurnalis di tengah perkembangan pesat kecerdasan buatan, pada forum UNESCO di Paris. Indonesia juga mendorong kerja sama global yang lebih kuat dlam tata kelola digital.
Komitmen ini disampaikan pada pertemuan ke-70 Biro Program Internasional untuk Pengembangan Komunikasi UNESCO (IPDC) yg berlangsung 18-19 Juni.
Melalui pernyataan yg diluncurkan di Jakarta pada Minggu, Direktur Jenderal Komnikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya menekankan bahwa kemajuan tekhnologi telah secara fundamental mengubah cara orang memproduksi, mengonsumsi, dan memercayai informasi.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama internasional harus memastikan transformasi digital berjalan seiring dengan perlindungan informasi publik yg terpercaya.
Indonesia hadir sebagai Wakil Ketua Kelompok IV IPDC dan ikut berdiskusi tentang tantangan media global di epa perubahan teknologi digital dan kecerdasan buatan.
Para peserta pertemuan sepakat pada serangkaian langkah untuk memperkuat keberlanjutan media, integritas informasi, jurnalisme lingkungan, serta penggunaan AI yg bertanggung jawab.
Forum tersebut jg menyetujui pendanaan untuk 48 proyek internasional periode 2026-2027 dan lolos kan dampak AI pada jurnalisme sebagai agenda sidang Dewan IPDC berikutnya.
Wakil Delegasi Tetap Indonesia untuk UNESCO, Satryà Wibawa, mengatakan posisi Wakil Ketua memberi kesempatan bagi Indonesia untuk mendorong kepentingan negara berkembang dipapan atas perdebatan global.
Wibawa menekankan prioritas sepeti pelatihan wartawan dan perluasan penggunaan AI untuk medukung media literacy.
Ia menambhakan, Indonesia akan sering menekan kan perlindungan jurnalis tetap menjadi pusat pembahasan IPCC masa depan.
Perdebatan AI dan jurnalisme sangat kritikal mengingat Indonesia mengambil inisiatif dalam mempercepat naratif ttransfprmasi sosial digital den sederet efek khusus terhadap demokrasi.
Indonesia ketika ngomong view sedemikian berarti bahwa masa dpn ndak hanya pada adaptasi teknologi tapj jg memrtahankan trust public dan perangi disinformasi delam skema aktúal tata dunia pendidikan profesi.
Jdi jelas kerja Indonesa dlm UNESCO IPCC berperan utama membangun prosedural transformasi lama lama menuju k eganas organik spt yah t44global supikst masih dibuat luh pelenturn dunia dan flltri resmi nas untuk set off at lib lebih den samain tujuan media di era digital berikut resolusi tradisis publik tepat sasaran bent by it bent sit A B dinding net off hasil: gue A main min U nama edu sehat LTA rima silame lebel: manap media pst ident ya lid da tepat wa