Sembilan dalam Kondisi Kritis Usai Tabrakan Kereta di Inggris yang Tewaskan Masinis | Berita Transportasi

Lebih dari 80 orang mendapat perawatan setelah kecelakaan dan 28 masih dirawat inap.

Diterbitkan pada 20 Jun 2026

Setidaknya sembilan orang masih dalam kondisi kritis setelah dua kereta penumpang saling bertabrakan dan menewaskan seorang masinis di dekat Bedford, sekitar 90 kilometer (56 mil) di utara London.

Polisi Transportasi Britania Raya mengatakan pada hari Sabtu bahwa lebih dari 80 orang telah mendapat perawatan rumah sakit pada Jumat malam usai insiden tabrakan tersebut.

“Hingga pagi ini, 28 orang masih dirawat inap, dan sembilan dalam kondisi kritis,” ujar Kepala Konstabel Lucy D’Orsi.

Ia menambahkan bahwa “penyidik spesialis dari Polisi Transportasi Britania Raya tengah berkoordinasi dengan rekan-rekan di Cabang Investigasi Kecelakaan Kereta Api (RAIB) untuk mengumpulkan fakta dan memastikan apa yang sebenarnya terjadi”.

Lebih lanjut, Menteri Perhubungan Heidi Alexander menyatakan bahwa “masih terlalu dini untuk berspekulasi” mengenai penyebab kecelakaan, dan berjanji akan segera diluncurkan “penyelidikan yang mendalam … untuk memastikan bahwa pembelajaran dapat dipetik”.

Menurut East Midlands Railway (EMR), operator kedua layanan tersebut, kecelakaan Jumat lalu melibatkan dua kereta yang sama-sama menuju London di rel yang sama.

Pada hari Jumat, polisi memastikan bahwa masinis salah satu kereta tewas di lokasi kejadian.

Dalam peryataan dari Istana Buckingham, Raja Charles mengaku “sangat berduka” atas insiden ini dan menyampaikan “pikiran serta simpatinya” kepada keluarga masinis yang meninggal dan para korban luka.

Dinas Ambulans Inggris Timur pada hari Sabtu melaporkan sebanyak 11 orang mengalami cedera “sangat serius”, sementara 32 lainnya luka parah, dan 56 orang menderita luka ringan.

Direktur Pelaksana EMR, Will Rogers, juga menyebut kecelakaan ini sebagai “hari yang sangat pilu bagi komunitas perkeretaapian”.

MEMBACA  Kashkari mengatakan yang dapat dilakukan Fed hanyalah menjaga inflasi tetap terkendali.

“Kami sangat berduka karena masinis kami gugur secara tragis dan sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka,” ujarnya saat berbicara di lokasi kejadian bersama para pejabat lain.

Ia menambahkan bahwa EMR “mendukung sepenuhnya” penyelidikan RAIB.

Lebih dari 20 ambulans, tim penyelamat spesialis area berbahaya, dan enam ambulans udara dikerahkan ke TKP kecelakaan Jumat tersebut.

Sementara penyidikan berlangsung, pihak berwenang belum menyebutkan apakah masalah sinyal berperan dalam insiden ini.

Tinggalkan komentar