Bupati Aep Beri Peringatan Keras saat Lantik 151 Pejabat Karawang: Jangan Jual-Beli Jabatan! (Terjemahan Bahasa Indonesia — Judul yang ditulis ulang dengan baik) Bupati Aep Peringatkan Keras Saat Melantik 151 Pejabat di Karawang: Jangan Ada Jual-Beli Jabatan!

Ringkasan Berita:

Bupati Karawang Aep Syaepuloh melantik 151 pejabat baru di Kantor Pemda II pada Jumat (19/6/2026) sore lewat sistem merit yang objetif.
Bupati kasih peringatan keras kalo gak ada praktik jual beli jabatan dalam proses rotasi dan mutasi di lingkungan Pemkab Karawang.
ASN diminta buat nyeimbangin hak yang diterima dengan pelayanan prima dan terus rawat kepedulian sosial lewat program kemanusiaan.

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG – Suasana khidmat nyelimutin Kantor Pemda II Kabupaten Karawang pas Jumat (19/6/2026) sore.

Di depan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang siap ngucapin sumpah jabatan anyar, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, ngeluarin pesan yang menusuk dan bikin ruangan bergetar.

Bukan sekadar upacara formalitas, pelantikan kali ini jadi panggung buat negasih komitmen moral.

Baca juga: Skandal KPR Bodong: Kejari Karawang Segel 3 Kantor PT BAS, Ratusan Saksi Diburu!

Dengan tatapan tajam, Bupati Aep ngasih peringatan keras dan jaminan mutlak: gak ada yang boleh main transaksional di rotasi jabatan.

“Perlu saya tegasin, gak ada jual beli jabatan! Kalo Bapak dan Ibu punya rezeki lebih, kasih aja ke warga yang butuh,” ujar Aep Syaepuloh, motongin kabar miring yang often menghantui birokrasi.

**Tegakkan Sistem Merit dan Sentuh Sisi Kemanusiaan**

Langkah geser-geser posisi ini, kata Aep, dasarnya kinerja yang objektif – sistem merit.

Sebanyak 151 pejabat udah dilantik sore itu.

Angka itu termasuk 12 pejabat adminsiratwer, 21 pengawas, 3 kepala puskesma dengan tugas bonusan, 7 korwas, serta 108 pejabat fungsional.

Kebijakan ini diambil dari Surat Keputusan (SK) Bupati Karawang Nomor: 800.1.3.3/Kep.1028-bkpsdm/2026.

Aep pun ngapresiasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karawang yang jagain proses kepegawaian ini tetep bersih transparan.

MEMBACA  Membunuh dengan Kelaparan: Kisah Para Pekerja yang Ditinggalkan di Tambang Emas Afrika Selatan

Baca juga: Ada Pemadaman Listrik di Karawang, Bupati Aep Minta Pasokan ke RS dan Layanan Publik Tidak Terganggu

Di balik ketegasan aturan, Aep juga nyentuh sisi manuisia para ASN.
Ia bilang makasih atas komplotmen mereka yang mendukung program “ASN Berbagi”.
Buat Aep, peduli sosial ini yang bikin pembuat kebijakan deket sama rakyat.
Dia jawab kalau nilai baik ini wajib dirawat biar kehadiran pemerintah nyata kerasa. */}

Tinggalkan komentar