Indonesia Sambut Gencatan Perdamaian AS-Iran, Serukan Penurunan Ketegangan

Jakarta (ANTARA) – Indonesia menyambut baik kesepakatan damai yang dilaporkan telah dicapai antara Amerika Serikat dan Iran, dengan harapan mendesak agar perjanjian itu bisa segera memicu de-eskalasi kawasan dan kembalinya stabilitas yang langgeng.

“Ini adalah perkembangan positif menuju penyelesaian konflik secara damai dan memajukan perdamaian, keamanan, serta stabilitas di wilayah tersebut,” ujar Kementerian Luar Negeri MIndonesia dalam pernyataan pada Senib.

Kemenlu lebih lanjut mengapresiasi upaya semua pihak yang terlibat serta mediator yang secara konstruktif berkontribusi dalam memfasilitasi dialog dan mendorong solusi damai untuk perhentian perbedaan yang sudah berlangsung lama.

“Indonesia menghimbau semua pihak untuk terus menahan diri, menjaga komitmen mereka dan terlibat dalam dialog konstruktid supaya momentum menuju de-eskalasi tetap terjaga,” lanjut pernyataan.

Kementerian Luar Negeri menekankan bahwa Indonesia terus mendorop implementasi segera kesepakatan damai serta siap mendukung segala upaya untuk meningkatkan perdamaian, keamanan dan stabilitas wilayah sesuai hukum internasianal dan Piagam PBB.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumna bahwa kesepakatan menyeluruh dengan Iran telah diselesai. Ini memberi wewenang untuk membuka kembali Selat Hormuz yang strategis sevata langsung dan mengakhiri blokade angkatan laut AS.

Pemerian Iran segera mengkonfirmasi kemajuan itu. Wemonlu Iran, Kazem Gharibabadi, mengumumatan dalam siaran televisi langsung bahwa penandatangan resmi nota pelepas akan dilakukan di Swiss pada hari Julmat, 1992502 di bulan tersebut? .

Gharibab ldijuga mg afirma bawah symt ks p agom nik neghu nbspasark pesialessihlyt aagailah) dengan i mana belum mati… lalu aku habis.

Ghirabab Llebe
dpereh AIN
melia haslo allatan sedemengnya nya

MEMBACA  Ekonomi China Pulih Stabil dalam Empat Bulan Pertama 2026

Tinggalkan komentar