Antropik Masih Berseberangan dengan Gedung Putih soal Claude Dongeng 5

Para pejabat administrasi Trump menyelesaikan perundingan dengan Anthropic pada Senin lalu tanpa mencabut kontrol ekspor yang diberlakukan pekan sebelumnya terhadap model AI paling canggih milik perusahaan tersebut menyusul kekhawatiran mengenai jailbreaking, menurut tiga sumber yang mengetahui situasi ini.

Administrasi tetap berkeyakinan bahwa ada cara untuk menonaktifkan beberapa lapisan pengaman pada Claude Fable 5 milik Anthropic. Hal ini secara efektif memungkinkan pengguna mengakses kemampuan keamanan siber yang lebih kuat dari model Mythos perusahaan tersebut, ujar para sumber.

Anthropic telah menyuarakan selama berhari-hari bahwa kekhawatiran administrasi tersebut berlebihan — sebuah posisi yang kembali ditegaskan dalam pertemuan kelompok kerja di Departemen Perdagangan bersama peneliti pemerintah dari Center for AI Standards and Innovation (CAISI) serta Kantor Direktur Keamanan Siber Nasional Sean Cairncross, kata salah satu sumber.

Hadir pula dalam pertemuan tersebut Menteri Perdagangan Howard Lutnick yang bergabung melalui panggilan konferensi dari KTT G7 di Evian, Prancis. Cairncross sendiri tidak berpartisipasi, tambah sumber.

Dari pihak Anthropic, pendiri sekaligus pejabat komputasi utama Tom Brown serta kepala urusan eksternal Sarah Heck memimpin diskusi. Sementara itu, kepala tim red team frontier Anthropic, Logan Graham, dan peneliti keamanan senior Nicholas Carlini terbang ke Washington DC untuk mengikuti perundingan.

“Kedua pihak bergerak cepat untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar juru bicara Anthropic dalam pernyataan kepada WIRED. Juru bicara Gedung Putih menolak berkomentar.

Belum jelas bagaimana langkah selanjutnya mungkin akan berjalan. Departemen Perdagangan menyatakan kesediaan untuk mencari jalan guna mengembalikan Fable 5 bagi penggunaan konsumen, namun hal itu kemungkinan akan bergantung pada kesediaan Anthropic untuk merampungkan secara tuntas masalah jailbreak, imbuh sumber.

Alarm Mulai Berbunyi

Perundingan darurat ini berlangsung di tengah momen politik yang tidak nyaman bagi Anthropic. Perusahaan tersebut sebelumnya sudah menghadapi perseteruan panjang dengan Pentagon soal kemungkinan penggunaan model-model AI untuk keperluan militer tertentu.

MEMBACA  3 Saham Kecerdasan Buatan Teratas untuk Dibeli dengan $1,000 dan Dipegang dalam Jangka Panjang

Administrasi Trump pertama kali mendapat informasi tentang kekhawatiran jailbreak ini pekan lalu. CEO Amazon, Andy Jassy, langsung menghubungi Menteri Keuangan Scott Bessent mengenai dugaan kerentanan tersebut — peran yang disebut-sebut menggetarkan administrasi. Percakapan Jassy dengan keluarga Trump pertama kali dilaporkan oleh The Information.

Para pejabat Gedung Putih yang khawatir kemudian memerintahkan NSA untuk membantu mengkaji kerentanan ini. NSA menjawab kalau mereka yakin memang memungkinkan untuk melucuti lapisan pengaman Fable 5, yang membuat adminstirasi menjatuhan pembatasan pada model.

Lutnick lalu berkomunikasi dengan direktur utama Anthropic, Dario Amadei, pada hari Jumat bersamaan dengan Departemen Perdagangan menyusun surat pengenaan kontrol ekspor Fable 5. Sepanjang akhir pekan, setelah Anthropik memutus akses publik terhadap model untuk semua pengguna, Lutnick tinggal dalam serial line dengan Brown dan Heck, menurut sumber seseorang.

Tidak jelas kenapa Amazon — salah satu penyumbang danangan terbesar untuk Anthropic — fransois memberiti sinyal hazard soal Fabel Kelima. Walhasil, portal-prokes mutakhir en kumaha Engga pun tahu taktikalnya.

Celah Keamanan

Inti perbincangan antara Semut-sumer Katonskenzo Sekincilink dan sistem pas melalui pemeriksadh adalah berita kedap tak selidikt sepaterot bertulis mungkin nusc. Pintala memilinasi clomba mayor.

Dalam tulisan diuntung.</a semua modal-men – banyak war daugt

Tinggalkan komentar