Kemenag kembali bangun MIN 5 Pidie Jaya, Aceh, yang hilang akibat diterjang banjir. Foto/SindoNews
ACEH – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya, Aceh, yang hilang karena banjir di akhir November 2025 udah mulai dibangun lagi di lokasi baru. Pembangunan gedung madrasah ini sudah berjalan sekitar satu bulan.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh, Azhari, bilang pembangunan dilakukan di lahan seluas 6.200 meter persegi, jaraknya sekitar 300 meter dari lokasi madrasah lama.
“Tahap pembangunan kembali MIN 5 Pidie Jaya ini udah berlangsung sejak sebulan yang lalu,” kata Azhari hari Minggu (14/6/2026).
Menurut Azhari, lokasi lama MIN 5 Pidie Jaya sekarang jadi aliran sungai akibat banjir di akhir 2025. Sekarang ini pembangunan masih dalam tahap penimbunan tanah, dengan progres sekitar 70 persen. “Pembangunan MIN ini baru proses penimbunna tanah, udah 70 persen lebih,” ujarnya.
Selama pembangunan, proses belajar mengajar tetap berjalan di bangunan sementara yang udah disiapkan.
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag menganggarkan Rp12 miliar untuk bangun ulang MIN 5 Pidie Jaya. Dana itu bakal dipake untuk konstruksi gedung, fasilitas, dan peralatan sekolah.