Gegaardian teBas baru beruba lae? 翻译过的中文稍等Kesepakatan dengan Iran akan Ditandatangani Besok, Klaim Trump yang Bertentangan dengan Pejabat Iran | Berita Perang AS-Israel terhadap Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa kesepakatan awal untuk mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran “dijadwalkan untuk ditandatangani besok.”

Akan tetapi, pengumuman yang dibuat melalui akun Truth Social milik Trump pada Sabtu itu bertolak belakang dengan pernyataan sebelumnya dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei.

Kisah yang Direkomendasikan

Kisah Pilihan

    list tiga itemlist akhir

Dalam pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita IRNA, Baghaei mengatakan bahwa nota kesepahaman tidak akan ditandatangani pada hari Minggu dan bahwa para perunding tidak merencanakan perjalanan segera ke Jenewa, Swiss, untuk mempersiapkan acara semacam itu.

Menurut Baghaei, penandatanganan dapat terjadi “dalam beberapa hari ke depan.”

Beberapa jam kemudian, Trump menulis, “Kesepakatan dijadwalkan untuk ditandatangani besok, dan segera setelah ditandatangani, Selat Hormuz TERBUKA UNTUK SEMUA.” Hari Minggu bertepatan dengan ulang tahun Trump yang ke-80.

Dalam beberapa hari terakhir, Iran dan AS saling berkontradiksi saat menjelaskan detail kesepakatan yang diantisipasi, meskipun kedua belah pihak secara umum menandakan bahwa kesepakatan tersebut lebih dekat dari sebelumnya.

Namun, belum ada ketentuan yang dirilis secara resmi, dengan pejabat AS dan Iran pada hari Jumat menekankan bahwa perjanjian tersebut belum selesai difinalisasi.

Selain membuka Selat Hormuz, Trump dalam unggahan pada hari Sabtu mengatakan bahwa kesepakatan itu akan menjadi “TEMBOK YANG MELARANG SENJATA NUKLIR!” dan bahwa “tidak ada uang yang berpindah tangan.”

Trump juga menyatakan bahwa “pada waktu yang tepat, ketika semuanya tenang, kita akan masuk dan mengambil Debu Nuklir,” merujuk pada stok uranium yang diperkaya milik Iran.

Tetapi, berbicara di saluran Press TV Iran pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa nota kesepahaman awal hanya akan menjadi titik awal untuk negosiasi tentang masa depan program nuklir Iran.

MEMBACA  Para Ilmuwan Menggunakan Spons Laut untuk Mempelajari Pemanasan Global Kembali ke Tahun 1700

Ia menambahkan bahwa penandatanganan tersebut akan menghasilkan penghentian pertempuran segera, tetapi Iran dan Oman akan terus mengelola Selat Hormuz.

Masalah pencabutan sanksi asing terhadap Iran dan pencairan aset negara akan dibahas setelah penandatanganan nota kesepahaman, kata Araghchi.

Dari Ancaman ke Diplomasi

Perkembangan diplomatik terbaru ini terjadi setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan selama dua hari pecan* ini, yang mengancam akan mengakhiri jeda pertempuran yang telah berlangsung sejak 8 April.

AS dan Israel melancarkan perang melawan Iran pada 28 Februari, di tengah kelanjutan perundingan tidak langsung tentang masa depan program nuklir Iran.

AS dan Israel juga pernah melancarkan perang selama 12 hari melawan Iran pada tahun 2025, selama putaran perundingan nuklir lainnya.

Pejabat Iran mengatakan bahwa ketidakpercayaan yang mendalam terhadap AS telah memperlambat kemajuan menuju pembuatan kesepakatan abadi untuk mengakhiri perang saat ini.

Sementara itu, Trump berulang kali berjanji untuk mencapai kesepakatan yang akan melampaui Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tahun 2015, yang disepakati di bawah pemerintahan rival Demokratnya, mantan Presiden Barack Obama.

Kesepakatan itu, yang ditarik secara sepihak oleh Trump pada tahun 2018, memuat kesepakatan Teheran untuk membatasi program nuklirnya dan mengizinkan inspeksi internasional dengan imbalan keringanan sanksi.

Selama bertahun-tahun, Iran telah mempertahankan bahwa mereka membangun program nuklir hanya untuk penggunaan sipil dan tidak sedang mencari senjata nuklir.

Dalam unggahannya di Truth Social, Trump kembali berjanji bahwa setiap kesepakatan yang tercapai akan lebih ketat daripada JCPOA.

“Hubungan kami dengan Iran jauh berbeda dan lebih baik daripada yang dimiliki pemerintahan sebelumnya,” katanya.

“Semoga proses ini semua berjalan cepat, mudah, dan lancar,” tambahnya.

MEMBACA  Pengadilan Turki Pecat Pemimpin Partai Oposisi Utama

“Jika tidak, kami memiliki alternatif utama, yang semoga tidak pernah digunakan lagi!” tulisnya, tanpa merinci apa ancamannya itu.

Tinggalkan komentar