Menguak Rahasia M Concept Neue Klasse yang Dahsyat

Loading…

Mobil listrik gak harus kehilangan jiwanya; BMW nunjukin kalo semangat balap masa lalu bisa hidup abadi dalem bentuk baterei modern dan empat motor penggerak. Foto: BMW

JERMAN – Publik otomotif tuh kejam. Pas proyek Ferrari Luce muncul, cemoohan malah berdatangan. Tapi liat deh BMW. Mereka ngeluarin M Concept Neue Klasse akhir minggu ini di ajang balap ketahanan 24 Hours of Le Mans, dan dunia kasih aplaus meriah.

Kenapa nasib keduanya beda banget? Jawabannya ada di cara mereka ngelektrikasi.

Ferrari keliatannya tersesat. Desainnya loncat terlalu jauh. Kelewat futuristic sampe ilang ciri khasnya. BMW milih jalur sebaliknya. Mereka paham kalo pembeli mobil seri M adalah penggemar handling, puritan, dan penggila sejarah.

Maka, bentuk M Concept Neue Klasse tetep membumi. Auranya masih galak. Enggak kayak pesawat alien yang nyasar ke bumi.

Mobil ini purwarupa dari sedan listrik M3 yang diambil lagi dari model i3 buat taun 2027. Bodinya dilebarin. Lengkungan rodanya berotot. Bagian depan tetap make desain shark nose atau hidung hiu, dan di belakang ada ducktail spoiler yang ngengingetin kita ke peninggalan zaman dulu.

“Di BMW M,” bentuk selalu ikut fungsi. Tiap detail untk melayani performa,” kata Oliver Heilmer, Kepala Desain BMW.

BMW gak sekadar memaksakan baterei ke badan kosongan. Cara they lakukan murni dari dunia sirkuitr.

Bagian depahna, ada bumper gayya trimaran seperti kapal layar yang koscong. Lampunya pade make gandaan M Yellow Lights cocaat

MEMBACA  Zona Industri Garam di Rote Ndao Krusial untuk Dukung Kebutuhan Nasional: Wapres

Tinggalkan komentar