Microsoft Corporation (MSFT): Celah Valuasi Menandakan Peluang?

Dana Dodge & Cox, sebuah perusahaan manajemen investasi, ngeluarin surat untuk investor kuartal pertama 2026 tentang “Dodge and Cox Stock Fund”. Salinan suratnya bisa di download disini. Saham di AS turun secara luas di Q1 2026, dengan S&P 500 jatuh 4,3% karena kekhawatiran inflasi yang dipicu konflik di Iran dan gangguan di pasar energi global. Indeks Russell 1000 Value naik 2,1%, lebih baik dari indeks lainnya, dan Russell 1000 Growth Index turun 9,78%. Harga minyak yang lebih tinggi dan pergeseran suku bunga menekan saham teknologi yang berorientasi pertumbuhan, membuat investor menjauh dari saham growth. Saham Kelas I dana ini balik -1,67%, lebih baik dari S&P 500, tapi kalah sama Russell 1000 Value Index yang 2,10%. Perusahaan ini pikir perubahan kepemimpinan pasar dan rotasi sektor bisa pengaruhi kinerja jangka pendek, tapi mereka tetap punya pandangan investasi jangka panjang. Juga, cek lima saham teratas dana ini buat tahu pilihan terbaik mereka di 2026.

Di surat investor kuartal pertama 2026, The London Company Income Equity Strategy bahas Microsoft Corporation (NASDAQ:MSFT). Microsoft adalah perusahaan software multinasional yang buat dan dukung software, layanan, perangkat, dan solusi, dengan posisi dominan di software, cloud infrastructure, AI generatif, dan gaming. Pada 9 Juni 2026, Microsoft (NASDAQ:MSFT) ditutup di $403,41 per saham. Return satu bulan Microsoft adalah -0,44%, dan sahamnya ilang 14,64% selama 52 minggu terakhir. Microsoft punya kapitalisasi pasar $2,99 triliun.

The London Company Income Equity Strategy bilang gini tentang Microsoft (NASDAQ:MSFT) di surat Q1 2026 mereka:

“AI terus dominasi sentimen, karena investor ngasih hadiah ke yang dianggap ‘pemenang’ AI dan hukum yang dianggap ‘pecundang’ selama kuartal ini, bikin perbedaan nilai yang signifikan. Kami percaya pendekatan berbasis nilai itu penting banget di situasi sekarang. Volatilitas baru-baru ini bikin peluang di beberapa bidang tertentu, termasuk industri Software.

MEMBACA  Pemilik TikTok, ByteDance, Tembus Valuasi Lebih dari Rp 5.000 Triliun, Sumber: Pendapatan Meningkat

Di Software, kami nambah posisi Microsoft (NASDAQ:MSFT) di dana ini. Kami pikir valuasi sekarang, di 20,0 kali pendapatan ke depan, tidak mencerminkan potensi pertumbuhan jangka panjang perusahaan dan peran pentingnya di ekosistem AI.”

Saham Microsoft (MSFT): Truist Naikkan Target Harga ke $675, Tetap Beli

Microsoft (NASDAQ:MSFT) ada di nomor dua di daftar kami untuk 40 Saham Paling Populer di Antara Hedge Fund. Menurut database kami, 282 portofolio hedge fund pegang Microsoft (NASDAQ:MSFT) di akhir kuartal pertama, dibanding 312 di kuartal sebelumnya. Di kuartal ketiga fiskal 2026, Microsoft lapor pemasukan $82,9 miliar, naik 18% dan 15% dalam mata uang konstan. Meskipun kami akui potensi Microsoft sebagai investasi, kami pikir saham AI tertentu menawarkan potensi keuntungan lebih besar dan risiko turun lebih kecil. Kalo kamu cari saham AI yang sangat terdiskon dan juga bisa untung besar dari tarif era Trump dan tren produksi di dalam negeri, lihat laporan gratis kami tentang saham AI jangka pendek terbaik.

Tinggalkan komentar