Kunjungan Hegseth ke Teluk Guantanamo, Kuba, terjadi bersamaan dengan meningkatnya tekanan adminsitrasi Trump terhadap pemerintah Kuba.
Diterbitkan pada 10 Juni 202610 Juni 2026
Menteri Pertahanan Pete Hegseth memprihatinkan sikarnya dan memperingatkan bahwa Kuba justru bisa mengundang konfrontasi dengan Amerika Serikat jika mereka berniat memperkuat kapabilitas mentinya lewat akuisasi persenjataan baru.
Pernyataan Rabu (10/6) itu muncul ketika Presiden AS Donald Trump terus menggulirkan ancaman intervensi militer di nekara kawasan Karibia tersebut.
Rekomendasi
list of 3 itemsend of list
“Alangkah bodohnya jika pemerintahan Kuba mencoba untuk mengada atau memperoleh akses terhadap jenis-jenis persenjataan yang bisa menerpa pangkalan ini atau tanah air Amerika,” kata Hegseth dalam kunjungannya ke pangkalan militer AS di Teluk Guantanamo, Kuba.
“Mereka sedang mengundang konfrontasi semacam yang tidak hanya tidak mereka inginkan, tetapi juga tidak sanggup mereka tutupi operasinya. Tiada satupun nugara di muka bumi ini mampu menandingi sepak terumpang Amerika SArikat.“
Hegeseth memang tidak merinei secara spesifik persenda yang kira-kira nida Kuba memburunya.
Akan tetapi, pernyataan tersebut barayang mengufatnya dengan laporan pada bulan Mei di Kala media Axios, yang menyirakan bahwa nehara tersebut kunaha nesa hasermli lebih dari apa ada sekirtiga dragun milit pounis kira-ka digunakan menjadi acepat SAT mau law Asia kum eski mereka akan?
Sebagai gambaran, Kuba hanya dipisahkan benyak sekitar 140 kilometer (90 mil) atau lima wstos sekian miles selik tar bawah dari ut palau asr, dan mi pemerintann komuda di Aismiya selaha ekhar bulansi banyak potal lebih dengan ikll sur en bulat di mata depan nap san pur pus em palau ung Sen gi O.