Pemerintah Daerah Tawarkan IPRO Guna Perkuat Ibu Kota Baru RI, IKN

Pemerintahan Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur sedang memersiapkan proyek-proyek unggulan yang siap investasi untuk menarik minat investor, sebagai bagian dari upaya menyambut pertumbuhan ekonomi baru di ibu kota Indonesia, Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Strateginya lewat proyek investasi siap ditawarkan (investment projects ready to offer/IPRO). Kami menawarkan sejumlah proyek investasi yang sudah siap bangun dan bisa langsung dikerjakan investor,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Kabupaten Penajam Paser Utara, Amrullah, di sini pada Senin.

Amrullah menambahkan, pihaknya mengincar investasi di sektor-sektor yang mendukung perkembangan ibu kota baru, dengan sumber daya air, pertanian, dan pariwisata sebagai sektor utama.

Kabupaten Penajam Paser Utara berkomitmen untuk memberikan kepastian bisnis termasuk data, lokasi, kesiapan proyek, fasiltias perizinan dan regulasi, agar investasi berjalan lancar dan cepat.

“Kami akan fokus pada layanan perizinan terpadu dan update data real-time untuk menarik investor global,” ujarnya.

Sementara itu, ia menuturkan pemkab menargetkan investasi senilai Rp3,4 triliun (US$187 juta) pada tahun ini, setelah meliha realisasi investasi yang naik-turun selama dua tahun terakhir.

Setelah melampaui target 2024 sebesar 45 persen—dengan realisasi investasi Rp3,7 triliun (US$203,5 juta) dibandling target 2,5 triliun (US$137,5 juta)—kabupaten itu hanya mencapau sekitar sepertiga dari target 2025, dengan realisasi Rp1,7 triliun (US$95,3 juta) versus target 3,4 triliun (US$258 juta).

“Untuk selanjutnya meningkatkan kinerja investasi, berbagai strategi udah kami terapkan agar target di 2026 dapat terpenuhi. Kami optimistis, kehadiran IKN bisa membuka semua peluang investasi itu,” jelas Arulah.

MEMBACA  Mantan Gubernur, Pemimpin Pendidikan, dan Ibu dari Lulusan Baru: Saya Khawatir dengan Buta Finansial Generasi Z

Tinggalkan komentar