Morningstar Sebut SpaceX Dinilai Terlalu Mahal Hingga Setengah, Investor Cerdas Disarankan Menunggu Histeria Pasar Mereda

Dalam waktu lebih dari satu minggu, SpaceX bakal debut sebagai salah satu IPO terbesar dalam sejarah dengan valuasi yang mencengangkan, yaitu $1,75 trilun. Tapi, seorang analis top bilang nilai sebenarnya mungkin cuma setengahnya, dan investor mungkin dapet untung lebih kalau mereka sabar nunggu.

Meskipun banyak gebyar di sekitar IPO ini, sebagian karena kehebatan CEO dan pemilik saham pengendali SpaceX, Elon Musk, analis Morningstar Nicholas Owens nulis di catatannya bahwa nilai asli SpaceX sebenarnya $780 miliar—kurang lebih 55% di bawah target valuasi IPO nya yang $1,75 trilun.

Walaupun perusahaan ini menguasai beberapa bidang berkat bisnis peluncuran roketnya yang kuat dan operasi internet satelit Starlink yang makin besar, Owens bilang SpaceX bakal hadapi potensi masalah dari bisnis AI nya dan ketidakpastian proyek-proyek yang kurang pasti, kayak pusat data orbital.

SpaceX belum untung saat ini. Walau bisnis Starlink, yang sebagian besar dari pendapatan mereka, naik 50% dari tahun ke tahun, perusahaan masih catat kerugian bersih $4,95 miliar tahun lalu karena pengeluran besar buat AI. Modal valuasi raksasanya, SpaceX bakal jadi perusahaan terbesar ketujuh di AS, lapor Financial Times. Tapi, kalau dilihat dari pendapatan, cuma peringkat 200. Analis sudah peringetin valuasi ini datang dari harapan masa depan proyek ambisius kayak pusat data orbital dan reputasi Elon yang bikin perusahaan inovatif kayak Tesla.

Beberapa hal bakal buat harga saham naik setelah IPO dijadwalkan tanggal 12 Juni, termasuk minat besar dari bank investasi yang nanggung IPO, dan jumlah saham edaran kecil karena perusahaan hanya tawarin 3% saham ke publik, dan akhirnya karena perubahan aturan yang bikin SpaceX bisa masuk ke Nasdaq 100 dengan cepet, paksain dana indeks buat beli sahamnya secara otomatis.

MEMBACA  Texas Instruments Berkolaborasi dengan Nvidia untuk Penyebaran Robot yang Aman

Dengan SpaceX dikabarin target harga awal $135 per saham—ukuran yang pasti langsung meroket—Owens bilang saham ini “terlalu mahal di hampir semua situasi, setidaknya dalam waktu dekat.”

Investor pintar, tulisnya, lebih baik nunggu dalam beberapa bulan ke depan, pas pemegang saham lama dan orang dalam punya kesempatan untuk jual sahamnya. Musk setuju buat gak jual lebih dari 40% sahamnya setahun après IPO.

Pemegang saham lama biasarya dilarang jual saham 180 hari setelah IPO supaya gak merusak harga saham sebelum stabil. Tapi prospektus SpaceX tunjukkin perusahaan pake metode pe lock-up baru.

Daripada lock-up baku 180 hari untuk IPO, para pemegang saham ini diijajan jual 20% sahamnya beberapa minggu saja setelahnya penawaran umum, saat perusahaan terbitin laporan kuartal pertama untuk Q2. Mereka bisa jual 10% lagi kalau sudahnya IPO naik 30% setidakanya selama lima dungang tujaya …

This might cause the maret flooded by ready-sale saham orang dalam penggus butuh sebagian laba some gede jagoan tek mol …

Institutional source : ya kita hamp sedaks …

Selebih pajak … k…

Starl

Tinggalkan komentar