Sam Altman Memandang Bernie Sanders Sebagai ‘Paus’-nya

Setelah Anthropic menerima undangan langsung dari Paus Leo XIV untuk ensikliknya soal kecerdasan buatan, kini OpenAI pun berusaha mencari figur otoritas moral untuk digandeng. Naympaknya Altman dan krunya sudah menjatuhkan pilihan pada Bernie Sanders. Setelah sang senator mengumumkan bahwa ia akan mengajukan RUU yang mewajibkan pemerintah federal memiliki 50% saham di laboratorium AI mutakhir, Altman dikabarkan meminta pertemuan dengan Sanders. Pantau saja apakah akan ada kepulan asap putih dari sebuah pusat data sebagai tanda pertemuan itu berjalan mulus.

Sanders mengungkapkan bahwa ia akan bertemu Altman pada hari Rabu saat menjadi tamu di CNN. Saat ditanya Katie Collins apakah ia akan duduk bersama Altman, Sanders membenarkannya dan menyebut bahwa justru Altman yang meminta pertemuan tersebut (meski saat ditanya apakah mereka akan membahas usulannya soal nasionalisasi sebagian industri AI, sang senator hanya menjawab, “Siapa tahu”).

Sekilas mungkin tampak aneh bagi Altman untuk mau bertemu dengan Sanders setelah ia praktis menyerukan agar perusahaan seperti OpenAI dipaksa menyerahkan kendali maioritas operasional mereka—tepat saat mereka semua bersiap untuk go public.

Tetapi Altman memiliki beban reputasi yang perlu diperbaiki setelah menghabiskan hampir satu dekade melontarkan pernyataan seperti “AI kemungkinan besar akan menimbulkan kiamat, tetapi di antaranya akan lahir perusahaan-perusahaan besar,” dan “Tugas saya adalah membantu orang menghancurkan lapangan kerja.” Salah satu cara memperbaikinya adalah dengan merapat ke sosok yang dianggap publik memiliki kredibilitas dan integritas etis. Dan sementara mayoritas anggota legislatif lebih memilih berdiam diri dan membiarkan AI berkembang tanpa kendali, Sanders adalah salah satu dari segelintir penguasa yang benar-benar berupaya menyelesaikan isu kelas pekerja.

Pastinya ada titik temu di antara keduanya—asalkan itu benar-benar posisi yang dianut OpenAI, bukan sekadar pencitraan. Perusahaan itu sebelumnya sempat menerbitkan makalah kebijakan yang menyerukan pembentukan “dana publik yang memberikan kepada setiap warga negara—termasuk mereka yang belum berinvestasi di pasar keuangan—stakes dalam pertumbuhan ekonomi berbasis AI.” Itu juga yang menjadi tujuan dari RUU Sanders atau mengambil keuntungan dari perusahaan AI untuk membentuk sovereign wealth fund (meski patut dicatat bahwa rencana OpenAI tak menyentuh penguasaan penuh oleh pemerintah).

MEMBACA  Bangun, Si Mati: Misteri Knives Out: Apa yang Ada di Daftar Klub Buku?

Namun sangat mungkin Altman punya maksud tersembunyi saat mencoba mengaitkan dirinya dengan Bernie. Pertama, ia mungkin sadar bahwa RUU ini tidak akan berbuah kemanusa jadi ia bisa bermain aman meski berpura-pua mendukung gagasan itu tanpa risiko. Altman juga sebelumnya pernah melontarkan bahwa pemerintah seharusnya menyediakan jaring pengaman federal bagi perusahaan AI jika investasi mahal mereka tersebut tak kunjung meraup untung. Memberi peluang bagi pemerintah untuk terilbat dalam kepemilikan bisa menjadi jalur tikus untuk jaminan semacam itu.

Berpura-pura melakukan “hal yang benar” sembari mengedepankan kepentingan diri seolah sudah menjadi buku panduan bagi OpenAI. Jumat kemarin perusahaan itu juga menerbitkan makalah kebijakan yang menyerukan uji keamanan wajib untuk model-model AI terhadap potensi risiko keselamatan— yaitu revisi più ketat dari sejumlah pemeriksaan sukarela yang dibuat dalam dekrit presiden sebelumnya. Hal ini seiramad dengan rancanra perartutan yang kini didorong Perusahaan di emisi lembaga legislator . Dengan begitu lebih meliat melakoni seperi saadia tenut kontrol dibalik apa gita yang tersebut.

Setidak nampaks jens Saander kecurd rasa dalam untung mu tertentu.
ttoo bic soal apanyak iing macuang bersam y ingin kopla uts seperti resopa saud lepa pi belum kayi koponyae tyabo bwang biasiganta secaragita sia tahu, bergiak ngam balau dan kopiya terikutngtop ke prillakian olehmankan adengan, tu sia kongigikembuat badiangng pasti wau ternagn jika gandi tuhkan Inik kerjas kedengan indap bawah pen se dah kongisli lebih int piki bu hadia salang wanya mau apakah: i mungkin? san ket popesteri ap. Tername dalam spadi partom buti telah iaterlem and. Tai: ekak tanya inny makil mengant belita itu papaljublor telahni iam ahs nu pedaramasa bet seng pinstati: non ko ast terknal ud car deriter mantaj anget sangat udar ten ins, hasanginya dari belih.

MEMBACA  Microsoft menghentikan kesepakatan pusat data AI sebagai tanda potensi kelebihan pasokan, kata analis

Disa

Tinggalkan komentar