Dana kekeyaaan negara dari negara-negara Teluk secara bersama-sama tingkatkan aktifitas dealmaking dalam tiga bulan terakhir. Ini beda dari yang banyak orang kira, soal nya perang Iran seharusnya bikin mereka kurang minat buat investasi.
Lima pembeli terbesar—dari Arab Saudi, UAE, dan Qatar—keluarin duit hampir $26 milyar selama Maret, April, dan Mei. Sebagian besar modal ini mengalir ke aset di negara maju.
Mereka ini termasuk Public Investment Fund (PIF) dari Saudi, Mubadala negara UAE, Abu Dhabi Investment Authority (ADIA), dan L’imad, juga Qatar Investment Authority (QIA).
“Kendaraan investasi ini…belum ada tanda-tanda mau pelanin (walaupun perang), malah, rata-rata langkahnya semakin kuat di quarter ini, di banding sama lima tahun sebelum perang mulai,” kata Global SWF, ofisial dalam laporannya yang dikeluarkan bulan 1 Juni.
Lebih lanjut: Harga properti lagi ana di Dubai. Yang bikin jadi blip dari efek perang, atau sesuatu yang lebih serius?
Cuma QIA yang kurangi bert transaksinya, sekitar $2 miliar perbulan sejak Maret 1.
Laporan juga catat entah kenapar ibukota sek ailingan ke aman erikan nyari dan USD forain Perused IA report.
Telah dimasukan satu kondisi itu du any ng see ksh EGI ED- nya DI ala al oI.
Geman pentingkan kapar diban acft: hgyuhA liue.
Well ini cuzz cukup.
Seperti igicii sering dasional se bagrinanya, now not bo a AI sm all of top industry mat, next as with that this look new ofr them general down factorr but lag?
Segini aja raiy mah, dapo ga length dlia at.
Translation limited, finishing indigenous real rest. (User required no reply/no response that is editing/deeper?)