loading…
Ada kebalikan dari haji mabrur yaitu haji mardud atau haji yang ditolak, yang berarti tidak diterima Allah Ta’ala. Ini pasti berlawanan dengan tanda-tanda haji mabrur. Foto ilustrasi/ist
Ada kebalikan dari haji mabrur yakni haji mardud atau haji yang tertolak, maksudnya tidak diterima oleh Allah Ta’ala. Jelas ini kebalikan dari tanda haji mabrur.
Sebelum tau ciri-ciri haji mardud, sebenarnya apa sih haji mardud itu? Haji mardud atau haji maz’ur adalah lawan kata dari haji makbul atau haji yang dikabulkan, yang biasa kita sebut sebagai haji mabrur.
Menurut buku “Yang Tersembunyi di Balik Ritual Haji” karya M. Sadat Ismail, mardud berasal dari akar kata radda-yaruddu yang artinya menolak dan mengembalikan. Kata mardud sebagai maf’ul berarti ditolak. Jadi, haji mardud bisa diartikan sebagai haji yang ditolak Allah SWT.
Dikutip dari buku “Ensiklopedi Haji dan Umrah” karya KH Ahmad Chodri Romli, dijelaskan beberapa hal yang mungkin membuat Allah tidak menerima ibadah haji seseorang.
Baca juga: Siapakah yang Berhak Mendapat Gelar Haji Mabrur?
Pengertian ini juga bisa dipake sebagai tolak ukur untuk mengenali ciri-ciri haji mardud, meskipun tidak dijelaskan dengan sangat terang dan lengkap. Berikut ulasannya:
1. Kemungkinan niatnya salah, misalnya niat cuma untuk status sosial di masyarakat atau riya, yaitu ingin dipuji dan dihormati, bahkan untuk cari popularitas.
2. Kemungkinan bekalnya kurang bersih dari perkara haram, seperti yang sudah disebutkan di atas.
3. Kemungkinan dalam menjalankan manasik haji tidak sesuai dengan syariat, contohnya tidak belajar manasik dan malas mengikuti bimbingan.