AutoZone, Inc. (AZO) udah jualan bagian mobil sejak 1979. Perusahaan yang berbasis di Memphis, Tennessee ini jual onderdil dan aksesoris, dan bisnisnya fokus buat kebutuhan mekanis mobil, SUV, van, sampe truk ringan.
Dengan kapitalisasi pasar hampir $51,1 miliar, AutoZone juga punya program komersial yang kasih kredit dan kirim onderdil langsung ke bengkel, jual software diagnostik lewat merek ALLDATA, dan genjot produk Duralast buatan sendiri.
Tapi, angka prestasi harga saham AutoZone setaun terakhir ceritain soal performa yang kurang bagus. Saham nya turun 18,1% dalam 52 minggu terakhir, dan dari awal tahun (YTD) masih merah 10,7%.
Sementara itu, pasar yang lebih luas beda banget performanya di dua periode itu. Indeks S&P 500 ($SPX) naik 27% dalam 52 minggu dan udah nambah 9,9% sejauh 2026.
Di level sektor pun, saham AZO susah ngikutin. ETF State Street Consumer Discretionary (XLY) juga lebih kencang, naik 12,1% dalam 52 minggu terakhir dan naik 1,8% di 2026.
Pada 26 Mei, saham AutoZone anjlok hampir 9% setelah keluar hasil Q3 2026, yang kurang memenuhi ekspektasi Wall Street dan nutupin laba yang lebih kuat dari dugaan. Pendapatan naik 8,4% year over year jadi $4,84 miliar tapi sedikit lepas dari perkiraan analis yang $4,87 miliar.
Tapi, kekurangan itu gak banyak ngaruh walau ada pertumbuhan 8,4% dan margin yang solid. Penambahan toko di AS, Meksiko, dan Brasil dorong pendpatan, dengan angka penjualan comparable 3,9% bikin gambaran operasional lebih sehat dari penurunan harga saham.
Cerita margin juga lebih baik dari yang ditakutin, laba operasi naik sekitar 6,5% year over year dan EPS $38,07 lebih tinggi dari prakiraan $36,17. Kelihatannya saham AZO sekarang lagi alamin koreksi harga yang diperlukan, dan buat investor mau main jangka panjang, koreksi ini pelan-pelan jadi pelung beli yang bagus banget pecnanya.
Untuk tahun fiskal penuh 2026 yang berakhir Agustus, analis prediksi pertumbuhan EPS terdilusi 3,1% year over year jadi $149,35. Tapi, perusahaan udah keceplos target EPS di tiga dari empat kuartal terakhir, yang nambah catatan waspada buat proyeksi ke sana.
Wall Street gak mundur dari AutoZone walau ada gejolak baru-baru. Sam ini dapat peringkat “Strong Buy” secara umu. Dari 28 analis yang cover, 21 pang “Strong Buy”, satu rekomendasi In “Moderate Ry,” dan enam tugasil “Hold.”
Sentimen analis saat ini juga makin kuat disbanding tiga bulan lalu, waktu itu 8n alis yang pyksi “StrongByus”, maksod kayanya mempercayaan is cadas sediki s gtama mesmi huda bek di Dsa lam dah dhA brur dhan turun ekP P Eh adwal dj agokro cima U jealama Ud E awin, analies mame ak Bangan ny im . ke ti ter Im k pl JUR un ny ans neem L gi on Manan ga Li ik le nderR yiul I kesjtu ln meakp PRhgn4l gJ pr omgy de KramndK yang tau,” ys,” o boM de“kan: fo a tu. o boM de“kan: fo a tu.