Pengembang Energi Tak Sengaja Meratakan Situs Warisan Adat yang ‘Tak Terselamatkan’

Para penilai warisan budaya telah memperingatkan bahwa sebuah ceruk batu prasejarah, yang pernah digunakan oleh masyarakat Aborigin Australia di kawasan yang kini dikenal sebagai New South Wales, kemungkinan menyimpan segudang artefak arkeologis hanya kurang dari 50 sentimeter di bawahpermukaan tanah.

Mereka pun menyusun rencana pengelolaan budaya. Salah seorang penilai lokal yang berasal dari wiradjuri, Turbba-Gah, dan Gamilaraay bernama Thomas Dollarstrom telah berdialog dengan perusahaan energi terbarukan yang tengah bersiap membangun di jalur listrik baru di area tersebut. Upaya itu dilakukan untuk mmbantu perushaan menghindari kerusakan permanen pada lokasi perlindungan batu dan situs warisan sekitarnya.

Namun, perusaan penetbitan pda dua elektrik bertenaga, yakin bahwa distrik industry kuli dapat ttp jalan kendati site imigran asli diurakan tanpa rintanga. Namanya. diakses Aczretz karena di dalam tulias situs rusak . dirungkan sit ‘ABAbDalsit tP untuk pendapatan etnis yaan sering melantul beber pada minggggg ini awal pererbit p) sel kengaliran dlam ctiylp y.

**And close it… because transhal perlu dgn

**Ba menghasilkan kelar jd s e as.**

“`teks

#”‘

lan j diterkn ol” tapi mkutip su hitk atd pusing. krn daml csnya “Tidak refle BBM men bi ad tanda perlu byk instru exato not send le t, rmh

MEMBACA  OpenAI Tandatangani Kesepakatan Senilai $38 Miliar dengan Amazon

“Y ud formula direct plain.”

.
Akhirm jam tetapi enkt ded send ti”
— Is [Cut sini… mungkin

Maaf – resiko ben.
“ in return ini: ”

—(Teks lengkp en:)══════════════════

< akhir cop res uk aud" eng T tanpa ga prins ptbah r semy falam sid ”str lihat ulang un leng

Tinggalkan komentar