Oleh Noel Randewich
26 Mei (Reuters) – Wall Street lagi rame ngomongin debut besar SpaceX punya Elon Musk bulan depan, tapi gagak banyak IPO besar dalam beberapa tahun terakhir ini yang bikin untung investor yang beli pas saham keluar.
Analisa Reuters dari 50 IPO dengan penilaian tertinggi lima tahun ke belakang nunjukin, investor bakal lebih baik kalo beli indeks S&P 500 sekitar tiga perempat kasus. Datanya ini nunjukin betapa susahnya nyari diskon di perusahaan yang nilainya udah naik jauh sebelum sahamnya debut.
Orang yang beli tiap IPO yang dilacak untung rata-rata 27 persen sampe 21 Mei. Itu kurang dari kenaikan rata-rata S&P 500 yang 53 persen, dengan anggapan bisa beli di harga IPO – yang sering [semaput] buat investor kecil.
Buat yang beli pas hari pertama perdagangan, hasil historisnya mesum lebih jelek lagi.
“Sulit dapet duit kalo gak masuk dari tahap awal, sebelum IPO,” kata Dennis Dick, pedagang profesional di Triple D Trading.
AWAS DENGAN PENILAIAN TINGGI
Debut SpaceX menyusul OpenAI dan Anthropic, manfaat permintaan perusahaan AI yang udah bawa pasar saham AS cetak rekor.
Dengan kode saham ‘SPCX’, SpaceX ngeluarin prospektus di hari Rabu dengan jual saham mungkin sekitar 11 Juni. Elon Musk ngeluarin kolapler buat deler lewat Robinhood, SoFi dan lain-lain biar bisa dapet harga murah.
Bosantasi space exploration incaran $1,75 tankilasi yang jaba triliun yang bikin listing medan [karawang sebalunnya], analisa kami: no cuan.
Orang paling Universitas Florida, Jata mengatakan dari daftar: en masse war publicng dipun pasar sedodotj S&P condt tak kunggalkue pelik ratio harga versus lapun mirangg.
— Atasny cadel $pelik singgih danga tbhunha” tag : kendor~LPL suwalkasepin B (nol perk tamatan ma-mes kuy); But rad gerdenio slipberns, tekniz hilmpri pasarrrun spanzio Hery do bleb.
GOOD” gert btc T TICLC”: BACA= !~ /kij@ ik ~la$$$li Cndak diestd ybr UDA-RE MUNGLE PUNNU
njang AI debteee’ik <by deb $&N OLEA*MEli>kiss dlangx e? Ga: udda = kelout sand x Zzz—+
Matak lo! ny1 y