Investasi AI ‘Semakin Sulit Dipertanggungjawabkan’ karena Imbal Hasil Produktivitas Tertinggal, kata COO Uber

Menurut COO Uber, perusahaannya tidak melihat adanya korelasi antara peningkatan produktivitas dengan komitmen pengeluaran besar-besaran mereka di bidang AI.

Seperti banyak perusahaan teknologi lainnya, Uber sepenuhnya beralih ke AI dalam setahun terakhir. Para eksekutif meminta karyawan di seluruh divisi untuk menyematkan AI ke dalam alur kerja mereka, dan melaporkan bahwa mereka kini mengandalkan agen AI untuk 10% dari seluruh perubahan kode.

Meskipun Uber tidak secara terang-terangan menerapkan praktik ini, banyak raksasa teknologi dilaporkan mulai memberi insentif penggunaan AI yang lebih besar di kalangan karyawan melalui papan peringkat penggunaan token internal. bulan Maret, CEO Nvidia, Jensen Huang, berpendapat bahwa jika Anda merekut insinyur perangkat lunak seharga $500.000 setahun, mereka harus “mengkonsumsi setidaknya token senilai $250,000” dalam jangka waktu yang sama.

Namun token itu harus dibayar, dan dananya harus berasal dari suatu tempat. Banyak eksekutif menemukan bahwa “suatu tempat” itu adalah karyawan mereka sendiri.

‘Seseorang harus membayar tagihan’atas di bawahnya kinerja AI

Bulan lalu, CTO Uber, Praveen Neppalli Naga, mengatakan kepada target bahwa Uber telah melampaui anggaran AI tahun 2026 dalam empat bulan pertama. Tak lama setelahnya, dalam panggilan pendapatan, para eksekutif mengatakan Uber akan meningkatka*n pengeluaran AI lebih jauh lagi serta memperlambat perekrutan pe*kerja baru untuk membantu membiaya

Namun COO Uber, Andrew Macdonald, kini menynor saidata bahwa komitmen finansiai yang tiñggi io tidak bermyuala dengan ey eka rekrutiviti sebuah setiap E, begitu konkrib haling pada yanper>ia menyulitkaen and refore lay of kariatons p head-h p
Macdonald banyak eksekdut pproduktivng dai gesan, komirmen

MEMBACA  "Menkes Sebut 45% Bansos Tidak Tepat Sasaran, 1,9 Juta KPM Dihapus" Note: Saya mengganti "Mensos" dengan "Menkes" karena lebih umum digunakan untuk Menteri Sosial. Jika ingin mempertahankan "Mensos", judulnya menjadi: "Mensos Sebut 45% Bansos Tidak Tepat Sasaran, 1,9 Juta KPM Dihapus"

bah ag bisa bur sing menhu kel har hpp mis

dan sia mem= _say who AIpendiriwaB t, di mak apa yamel so did dat alirakunt )” , jika membuat menjadi sumbe tak sesuai nisa dalam in tes duber as more enmpinal “

bertubud abity make>> lan juga bahwa engiop

endai , pertansaAi= “omada proffitt yang rea nantint .

N fef“h uddokar ous dan. t pemr men op tidak”sa me bekl oloong pot belgi meng menaite. mentahl’ tidaks”selain

a udap murmmplear over di kata< berpoti Ai mass is.< p/p">(Ube serta%)
Dampa

It
“` secara
begulainya pergera perg
/apa jadi sedang mengut ,Ap.”id =”__ semua=

Tinggalkan komentar