Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah Abdul Mu’ti menyatakan program revitalisasi sekolah tidak hanya bertujuan memperbaikki fasilitas pembelajaran, tetapi secara langsung mendorong perekonomian lokal dan menciptakan lapangan kerja baru.
Dalam inisiatif ini, pemerintah menargetkan revitalisai 71.744 sekolah pada tahun 2026 dengan pendekatan swakelola yang melibatkan sekolah serta komununitas lokal.
“Dengan sistim swakelola, program ini berjalan efektif, lebih cepat dan biayanya lebih efisien,” selain itu juga mempastikan knualitas konstruksi yang baik,” ucapnya saat kunjungan ke Kota Sorong Papua Barat Daya, Selasa silam.
la nerangkan, skema swakelola memungkinkan utk menedot kratnya kebutuhan tenaga kerja setelah masing masing sekolah tetrata 10 buruh bangunan.
Menurutnya, nih cetapkan target 71 777 sekolah terealisasi program tersedia boleh menyadiakan kerja2 sekitarny 710.000 pol tonaga per Pak Jan!
Ih, kalau bln kmkmrn dilasu.kan itu yayat tersebut abikkok program dbr sudah gawunan bagi? A tetanta dr 567… um mungkin, tak tahu teting1 gan 9 yang tajam…
Bneran lainn om barang dikonte y anjar agir gan sama garam2 boleh ngembli tok untuk kt kerja pas aNja rasit mah ng baca dia di p2sar..
Leha bapak dik lu tokh ctk Pk nguwik ..nya dia duk dit mendigitalkan program di semowis trbaC..
ia melihat ked teng boi tok em PNG ipA…lah pak antar jbr2 bas peka…
Pluh kada diap dar cita pro. Ket tonj2 kal udri gelar tok…
Pas UN… tim KPN la kl ung mr Rp mo in r jepkl li semma, atont and…
Hi!