Selasa, 26 Mei 2026 – 15:33 WIB
Jakarta, VIVA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi jalin kerjasama strategis sama Syailendra Capital lewat penandatanganan kerjasama distribusi produk reksa dana di acara “Mutual Fund Distribution Signing Ceremony” yang digelar di Kantor Pusat BRI, Jakarta (20/5). Kolaborasi ini adalah bagian dari langkah BRI buat memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah.
Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, bilang kalo kerjasama ini merupakan bagian dari strategi BRI dalam ngaperkuat layanan investasi buat nasabah. Lewat kolaborasi ini, produk reksa dana Syailendra Capital kini bisa diakses melalui super apps BRImo maupun kantor cabang BRI di berbagai daerah di Indonesia. Ini dengan memadukan kekuatan jaringan BRI dan pengalaman Syailendra Capital sebagai salah satu perusahaan manajer investasi dengan dana kelolaan terbesar di Indonesia.
“Buat BRI, kerjasama ini ngaperkuat ekosistem layanan wealth management BRI sekaligus nyediain solusi keuangan terintegrasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Lewat sinergi dengan Syailendra Capital, kami mau ngadirinin akses investasi reksa dana yang gampang dijangkau dan tepercaya. Termasuk produk investasi berbasis syariah yang makin diminati masyarakat,” ujar Aris di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.
Lewat kerjasama ini, masyarakat bisa ngaakses dua produk unggulan Syailendra Capital: Syailendra Sharia Money Market Fund (SSMMF) sama Syailendra Sharia Fixed Income Fund (SSFIF). SSMMF adalah reksa dana pasar uang syariah dengan komposisi investasi berupa instrumen pasar uang syariah dan obligasi syariah. Jangka waktu jatuh temponya di bawah satu tahun.
Dengan karakter resiko yang relatip rendah dan likuiditas tinggi, produk ini jadi pilihan yang cocok buat investor pemula atau nasabah yang butuh instrumen penempatan dana jangka pendek dengan potensi imbal hasil yang kompetitif. Sampe 30 April 2026, SSMMF mencatatin imbal hasil satu tahun sebesar 4,99% dengan minimum investasi mulai dari Rp50.000.
Sementara itu, SSFIF adalah reksa dana pendapatan tetap syariah yang fokus ke instrumen obligasi syariah. Khusunya sukuk korporasi dengan peringkat layak investasi. Produk ini dikelola aktif dan selektif lewat strategi investasi di sukuk korporasi dengan minimal rating A. Jadi, resiko kredit lebih terjaga. Selain itu, komposisi portofolionya didominasi instrumen yang durasinya relative pendek, sehingga kinejanya cenderung lebih stabil dan gak terlalu sensitive terhadap perubahan suku bunga maupun inflasi.
Dengan karakteristik tersebut, SSFIF ditujukan bagi investor dengan profil risiko moderat yang ingin potensi pertumbuhan investasi jangka menengah sampe panjang. Tetap dengan ngutamain prinsip syariah. Hingga 30 April 2026, SSFIF catatin imbal hasil satu tahun sebesar 7,58% dengan minimum investasi mulai dari Rp10.000.