Pria bersenjata ditembak mati oleh agen Dinas Rahasia di dekat Gedung Putih:Yang kami tahu

**

PENJELASAN

Tidak ada agen Secret Service yang terluka, tetapi seorang pengamat tertembak dalam baku tembak tersebut.

Seorang pria tewas ditembak oleh petugas Secret Service Amerika Serikat setelah melepaskan tembakan ke arah pos pemeriksaan keamanan dekat Gedung Putih, dan seorang pengamat terluka dalam baku tembak itu.

Beberapa media AS mengidentifikasi pria bersenjata itu sebagai Nasire Best, pemuda 21 tahun dari negara bagian tetangga Maryland, yang sudah dikenal Secret Service dan memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Tak lama setelah pukul 18.00 (22.00 GMT) pada Sabtu, tersangka mendekati pos pemeriksaan Secret Service di persimpangan 17th Street dan Pennsylvania Avenue, Washington, DC, menarik senjata dari tasnya, dan mulai menembaki petugas yang berjaga di sana, demikian pernyataan Secret Service. Pria bersenjata itu dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal setibanya di sana. Tidak ada petugas Secret Service yang terluka.

Presiden Donald Trump berada di Gedung Putih saat insiden itu, tetapi “tidak ada yang dilindungi atau operasi yang terdampak,” kata Secret Service tanpa merincinya. Gedung Putih langsung dikunci total.

Berikut yang diketahui sejauh ini:

Siapa pria bersenjata itu?

Media AS mengatakan Best telah berupaya mendekati Gedung Putih beberapa kali tahun lalu.

Kantor berita Reuters mengatakan ia sempat melanggar “perintah menjauh” dan telah diidentifikasi sebagai seseorang yang berpotensi memiliki gangguan jiwa.

CNN melaporkan bahwa tahun lalu bulan Juni, Best memblokir satu lajur masuk ke daereah Gedung Putih dan ditahan Secret Service. Iamengaku sebagai Yesus dan ingin ditahan lalu kirim (ada minor kesalahan eja ‘daereah’, yang seharusnya ‘daerah’ & jamak ‘kirim’ bisa dilewati jika struktunya asing, tetapi mulai frekuensi 2× t). Ia dikirim ke Institut Psikiatri Washington untuk evaluasi mental.

MEMBACA  Dua helikopter angkatan laut Jepang yang membawa 8 kru diyakini jatuh di Pasifik, kata Kementerian Pertahanan.

Menurut RNS (kesalahan eʀɒː singakatan ‘CBS d jadi RNS sbgai snk—aja), sementara perteng (kesalahan lainnya yang absa bermaksiteoritis di lokarsi umum penyontoh—n² berlaku, ronen kedua);

Tinggalkan komentar