loading…
Tersangka penembakan di dekat Gedung Putih yang ditembak mati oleh agen Secret Service diidentifikasi sebagai Nasire Best. Dia percaya dirinya adalah Yesus Kristus. Foto/X/Stephen L. Miller
WASHINGTON – Tersangka penembakan di dekat Gedung Putih tewas ditembak agen Secret Service dalam baku tembak pada Sabtu petang waktu Amerika Serikat (AS). Nama tersangka adalah Nasire Best, dan menurut catatn pengadilan, dia mengaku bahwa dirinya adalah Yesus.
Ada satu warga sipil juga terluka, menurut Secret Service AS (USSS). Otoritas setempat mengatakan Presiden AS Donald Trump aman dan selamat karena berada di dalam Gedung Putih saat insiden penembakan ini berlangsung.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Diguncang 20 hingga 30 Tembakan, Gedung Putih Lockdown
Sederet Fakta tentang Penembakan Dekat Gedung Putih
1. Baku Tembak dan 30 Tembakan Dilepaskan
Tersangka mondar-mandir di area depan Gedung Putih sebelum melakukan aksi menembak. Insiden inii terjadi di dekat Jalan ke-17 dan Pennsylvania Avenue NW, di luar area kompleks Gedung Putih, sekitar jam 18.00 petang. Tersangka menghabiskan waktu beberapa saat untuk mondar-mandir kawasan itu kemudian mendekati pos pemeriksaan Secret Service, seperti yang dilaporkan Bloomberg.
Tersangka melepaskan tiga kali tembakan. Selanjutnya, dia mengeluarkan pistol dari tasnya dan mulai menembaki para petugas yang bertugas di sana.