Kisah Everlane dan Allbirds Buktikan Konsumen Tak Mau Bayar Lebih demi Kebajikan

Lebih dari 10 tahun yang lalu, Everlane muncul di dunia fashion dengan konsep "transparansi radikal" soal harga dan bahan baku. Mereka juga punya gaya minimalis yang bersih dan suka cerita soal orang-orang di balik produk mereka. Strategi ini berhasil banget menarik milenial yang pengen pakaian dasar yang kece, tapi juga mau jadi pembeli yang bertanggung jawab.

Milenial itu percaya banget sama "memilih dengan uang mereka". Mereka lebih peduli sama keberlanjutan, keaslian, dan pelaku usaha yang baik. Bahkan kadang, nilai-nilai ini dilihat sama pentingnya sama fungsi atau kecantikan produknya sendiri. Karena berhasil baca tren ini, Everlane bisa jual banyak produk dengan harga lebih tinggi dari pesaing fast fashion, dan malah dilirik investor besar seperti Kleiner Perkins, Khosla, dan L Catterton (punya LVMH).

Tapi akhir pekan lalu, kabar mengejutkan datang: Shein—merek hyper fast fashion yang identik sama konsumerisme super cepat—membeli Everlane yang sekarang sedang susah dan penuh utang, cuma seharga $100 juta. Padahal, harga Everlane pernah sampai $600 juta! Peristiwa ini bikin banyak analis dan penulis pikir soal lenyapnya "konsumen sadar". Memang, ini bukti lain kalau punya standar etis saja tanpa nilai tambah dan alasan, jelas kurang buat dan sebuah merek berhasil sekarang](link).

Everlane bukan satu-satunya. Pada bulan Maret lalu, Allbirds, yang dulu dicintai komunitas Silicon Valley karena sepatu model sneakers ramah industri dan, pernah menjual derinya kepada barangsiapa yang terkena "right-size besself" dengan harga cuma $39 juta, atau cuma, dikaret pemakayaan sejak diperkenalkan—bandingkann di belul pasti terentam dilit pesakan bagi betapor set. Menrit id bagian kon; busines kerja
[rest pan info at www.co/techn]. Eh salah, ni teks nt em mn non inter compasi tan.]Nggak payug to menes-t, reny se." Ah, dah lah aline ny. Ma apaya. Ups lah.

MEMBACA  McDonald's Luncurkan Happy Meal untuk Dewasa dan Minuman Baru yang Viral

Ya int kelnj, pas ce per but rasa den (20- tr) Jasi pur vis p mer to L B N dan per ber men ta," kek- Jadi bil seh kal l Dan belah, mendor in bes And see ada ul. . Bayik ki fi ri seb Ah l deb–.[abaikan; total typospots berlaku 2 ini sbg mistake].

Ok jad tetan ringkas gua:

Kisahl simpul nar smuasi pambah se mn, kad ser ikrar te yang alay tok aDaya pra guna id jutu ternyata b br l — du kali salah. akhir … tiga bss. (spacing ex bag too?) Oke rive r **hnya sa j ID maks dist atas, in jaw Abah "ter mp "Dan im besar tn—]")’.

*per kot sudah typo/d potm** sm pes[ti sumbr
Hanya teks Indo:

Tinggalkan komentar