Oknum Aparat yang Melindungi Kejahatan Wajib Dipecat dan Diproses Secara Pidana!

Kamis, 21 Mei 2026 – 13:31 WIB

Jakarta, VIVA – Wakil Ketuaomisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mendukung sikap tegas Presiden RI Prabowo terhadap oknum aparat penegak hukum yang membekingi tindakan atau kejahatan ilegal.

“Komisi III 1000% mendukung ketegasan Presiden Prabowo untuk menindak seluruh oknum aparat yang masih coba-coba menjadi beking tindak kejahatan,” kata Sahroni dalam keterangannya, Kamis, 21 Mei 2026.

Sahroni menyebut komitmen tegas yang disampaikan Presiden Prabowo dan Kapolri dalam menindak aparat yang membekingi kejahatan ilegal itu harus dipatuhi. Dia tidak ingin, arahan yang disampaikan diacuhkan oleh oknum aparat demi keuntungan supihak.

“Nah Presiden dan Kapolri sudah komit, maka jajaran di bawah ya harus patuh. Soalnya kadang arahan dari pimpinan tertingginya sudah jelas dari awal, tapi jajaran di bawah yang masih suka curi-curi kesempatan,” tutur dia.

“Maka dengan ini jangan ragu lakuin PTDH dan proses pidana terhadap setiap oknum yang masih nekat jadi beking,” sambungnya.

Sahroni menegaskan di era kepemimpinan Presiden Prabowo, tidak boleh ada lagi ruang bagi aparat yang menyalahgunakan kewenangan dengan berlindung di balik pangkat dan kekuasaan.

“Karena di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, gak peduli seberapa tinggi pangkat, seberapa besar pengaruhnya, kalau masih main-main merugikan masyarakat, pasti disikat habis. Gak ada pandang bulu,” pungkas Sahroni.

Presiden Prabowo Subianto

Photo: Biro Pers Sekretariat Presiden

Sebelumya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto memberi peringatan keras terhadap praktik penyelewengan pejabat dan dugaan keterlibatan aparat yang membekingi tindakan ilegal hingga menyebabkan kerugian negara.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 di ruang rapat paripurna DPR, komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

MEMBACA  Kolaborasi Komite Olimpiade Indonesia dan Iran untuk Memajukan Olahraga

Kepala Negara menegaskan pemerintah akan memakai teknologi canggih untuk memburu berbagai bentuk pelanggaran.

Prabowo menekankan bahwa era pejabat bermain-main dengan aset tersembunyi akan segera berakhir. Pemerintah, kata dia, sekarang punya kemampuan teknologi untuk melacak berbagai bentuk penyimpangan hingga ke titik paling tersembunyi.

“Saya akan menggunakan teknologi yang paling canggih. Teknologi pertahanan bisa mencari gudang senjata di bawah tanah,” kata Prabowo.

Dia menyebut kemampuan teknologi modern saat ini bahkan bisa mendeteksi bunker bawah tanah yang diduga dipakai untuk menyembunyikan kekayaan ilegal.

“Radar sekarang sudah bisa mencari ranjau, bisa mencari, kita akan pakai untuk mencari bunker-bunker di sekitar kau,” ujar Prabowo.

Tinggalkan komentar