Judul: Lloyd’s Bungkam soal Isu Penghapusan Merek Halifax

Lloyds Banking Group diem aja soal kabar mereka mau hapus merek Halifax yang umurnya hampir 174 tahun.

Dalam pernyataan ke Retail Banker International, juru bicara Lloyds bilang: “Kita selalu lihat peran merek-merek kita buat bantu nasabah. Nasabah bank kita bisa pake cabang Lloyds, Halifax, atau Bank of Scotland, dan liat produk serta layanan mereka di aplikasi mana aja–nggak ada perubahan buat nasabah kita hari ini.”

Katanya sih, belum ada keputusan final.

Ini nyelonong dari laporan The Sun yang dibilang grup itu bakal stop Halifax sebagai merek sendiri musim panas ini.

Orang dalam industri yang dikutip ngomong transisi mulai 1 Juli, nasabah nggak bakal bisa buka akun Halifax baru lewat aplikasi atau website brand itu.

Menjelang Oktober, Halifax akan total berenti terima nasabah baru, dan pelan-pelan nasabah lama dipindah ke Lloyds, kata The Sun.

Ini pas CEO Lloyds Charlie Nunn siap ngeluarin rencana strategi baru akhir Juli bareng laporan keuangan setengan tahun. Rencana lima tahun yang sekarang mulai 2022 berakhir Desember ini.

Sementara, Lloyds udah kenceng banget integrasi teknologi belakangan ini, bahkan tahun April lalu mereka pasang sistem AI khusus di ruang rapat dewan.

Dilapor The Times sebagai pertama buat perusahaan blue-chip di UK, eksekutif dan direktur sekarang pake “board bot” ini buat ngecek materi rahasia, bantu persiapan rapat, dan cek bias dalam ambil keputusan perusahaan.

Dorongan digital ini cocok sama laporan The Telegraph bulan Maret, yang ngungkapin Lloyds nggak bakal izinin buka akun baru di cabang, sebagai gantinya harus pake layanan online.

“Lloyds diem aja soal kabar Halifax dihapus” aslinya dari Retail Banker International, merek punya GlobalData.

MEMBACA  Thasunda Brown Duckett mengatakan yang penting bukanlah judul tetapi karakter Anda

Info di situs ini masuk dengan niat baik cuma buat informasi umum. Ini bukan saran buat diikutin, dan kami nggak kasih jaminan soal akurasi atau kelengkapannya. Lo harus cari saran profesional sebelum ambil tindakan berdasarkan konten ini.

Tinggalkan komentar