Perubahan Manajemen Ardagh Glass Packaging: Menunjuk CEO Eropa yang Baru

Ardagh Glass Packaging (AGP) sudah mengubah struktur kepemimpinan dan manajemen senior mereka. Alexander Kuzan ditunjuk sebagai direktur utama baru untuk AGP-Eropa.

Timur Colak, yang sebelumnya kepala transformasi, sekarang juga jadi chief commercial officer AGP.

Pengumuman reorganisasi ini datang sebelum direktur utama AGP, Mike Dick, pensiun di akhir bulan ini.

Dengan struktur pelaporan baru, kepala operasi regional AGP akan melapor langsung ke ketua eksekutif Ardagh Group, Mark Porto.

Mereka adalah Brian Brandstatter di AGP-Amerika Utara, Paul Curnow di AGP-Afrika, dan Alexander Kuzan di AGP-Eropa. Timur Colak juga tetap melapor ke Porto.

Sebelum di AGP, Kuzan kerja di Novelis sebagai wakil presiden dan manajer umum bisnis kaleng di Eropa sejak 2017.

Kuzan bilang: “Saya senang banget bergabung sama Ardagh Glass Packaging di masa yang penuh perubahan. AGP punya reputasi bagus dalam kualitas, inovasi, dan layanan yang fokus sama pelanggan. Saya siap kerja sama dengan tim hebat di Eropa untuk melanjutkan warisan ini, ningkatin performa, dan bantu pelanggan capai tujuan mereka.”

Di posisi barunya, Colak tetap jadi kepala transformasi dan sekarang juga ngatur kegiatan komersial. Dia akan awasin proses penjualan global pakai metode “lebih terstruktur dan berbasis nilai”.

Bulan lalu, Ardagh Glass Packaging-Amerika Utara luncurin botol minum 275ml hasil kerja sama sama Fitz’s Bottling Company (https://www.packaging-gateway.com/news/ardagh-fitzs-275ml-glass-bottle/ #).

Botol ini dipake untuk Fitz’s Tonic Water, Tonic Water Zero, dan Club Soda. Rencananya mulai dijual di AS bulan depan.

Artikel ini pertama kali dibuat dan diterbitkan sama Packaging Gateway (https:…), merek milik GlobalData. Informasi di situs ini cm untuk tujuan umum. Bukan saran yang harus kamu andalkan. Kamu mesti minta saran profesional sebelum ambil tindakan.

MEMBACA  AT&T Mengatakan Data yang Bocor Mempengaruhi Sekitar 73 Juta Pemegang Akun Saat Ini dan Mantan Pemegang Akun Oleh Reuters

Tinggalkan komentar