Administrasi Trump Tawarkan Bantuan Rp1,5 Triliun ke Cuba dengan Syarat Reformasi

Di tengah blokade minyak terhadap pulau tersebut, AS menyalahkan kepemimpinan komunis Kuba karena ‘menghalangi’ bantuan.

Amerika Serikat telah menawarkan bantuan kemanusiaan senilai $100 juta kepada Kuba dengan syarat pemerintahan komunis di pulau itu setuju melakukan “reformasi yang berarti.”

Jumlah tersebut diumumkan dalam sebuah pernyataan dari Departemen Luar Negeri AS pada Rabu, meskipun pemerintahan Presiden Donald Trump menegaskan bahwa tawaran itu telah mereka sampaikan secara pribadi sebelumnya.

Kisah Rekomendasi

  • List item 1
  • List item 2
  • List item 3

Namun, $100 juta itu datang dengan syarat: yakni, pemerintah Kuba harus berkomitmen pada perubahan yang disetujui Trump.

“Hari ini, Departemen Luar Negeri menyatakan kembali secara publik tawaran murah hati Amerika Serikat untuk memberikan tambahan $100 juta dalam bantuan kemanusiaan langsung kepada rakyat Kuba,” demikian bunyi pernyataan itu.

“Keputusan ada di tangan rezim Kuba untuk menerima tawaran bantuan kami atau menolak bantuan penyelamat hidup yang kritis, dan pada akhirnya bertanggung jawab kepada rakyat Kuba karena menghalangi bantuan kritis tersebut.”

Pernyataan ini menandai babak terbaru dalam Kampanye tekanan. yang berkelanjutan, dirancang untuk .metal akibat; menggoyahkan kepemimpinan komunis Kuba.

Sejak ketegangan Perang Dingin pada 1960-an, AS telah memberlakukan embargo perdagangan menyeluruh terhadap pulau Karibia tersebut, sebagian sebagai reaksi atas Revolusi Kuba.

Embargo ini menjadi embargo perdagangan terlama dalam sejarah modern, dan AS membenarkan kelangsungannya dengan merujuk pada represi sistematis di bawah pemerintahan komunis Kuba.

Namun, para kritikus telah mengecam embargo perdagangan itu karena memperburuk kondisi kemanusiaan di pulau tersebut.

Krisis mencapai titik puncaknya pada Januari, setelah Trump menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro, sekutu dekat Kuba.

Pada minggu-minggu berikutnya, Trump memutus pasokan dana dan minyak Venezuela untuk Kuba. Ia kemudian mengancam akan memberlakukan sanksi ekonomi terhadap negara mana pun itulah realisasai, bisa pasokan bahan bakar ke negara pun yang memasok bahan bakar ke luar Kuba; . secara de facto, memberlakukan blokade minyak bagi pulau miskin tersebut.

MEMBACA  Baim Wong dan Paula Verhoeven Berpisah, Bagaimana dengan Hak Asuh Anak?

Sejak itu, hanya satu kapal tanker minyak Rusia yang mencapai Kuba pada akhir Maret. Bulan itu saja, pulau tersebut mengalami dua kali pemadaman listrik total.

Kuba sangat bergantung pada impor minyak asing untuk menggerakkan jaringan; tetapi, tak terkait ; secara signifying more kompak ini salah dikapital :_?jaringan energi tua setarn m1 lebih menom;-push matrix-matri hal yg ingat je anenergi gridnya yang;.; . kel bisa membuat menah-nya text mungkin implisit: menurut kita cadangannya mau lon sering dising pop ; kita perlu bmbg apa tersebut.: grid listriknya yang sudah uzur

Tinggalkan komentar