Debt Pelajar Masih Jadi Masalah, Laporan Fed New York Kuartal Pertama

Oleh Michael S. Derby

NEW YORK, 12 Mei (Reuters) – Masalah pinjaman mahasiswa di AS yang lagi berlangsung tampaknya tidak akan menyebabkan masalah besar di sektor kredit konsumen, menurut laporan Federal Reserve New York yang dirilis hari Selasa.

Bank Fed regional itu menemukan hal ini dalam tinjauan umum tren utang konsumen di kuartal pertama, yang menunjukkan kenaikan kecil di jenis pinjaman utama dan sedikit perubahan dalam angka tunggakan, di pasar kerja yang stabil dan pertumbuhan ekonomi yang berlanjut.

Pinjaman mahasiswa beberapa kuartal belakangan ini berada di jalur yang mengkhawatirkan setelah pemerintah mulai memaksa peminjam untuk membayar lagi setelah jeda panjang. New York Fed mencatat aliran pinjaman mahasiswa yang masuk ke masalah serius agak berkurang selama kuartal tersebut, dan tingkat gagal bayar di jenis pinjaman itu “cukup rendah.”

Namun, peminjam pinjaman mahasiswa memiliki “tingkat tunggakan yang *sangat* tinggi di semua produk kredit” dan “tingkat tinggi ini menunjukkan bahwa kesulitan pembayaran mereka melampaui pinjaman mahasiswa – dan mungkin akan memburuk ketika upaya penagihan dimulai lagi,” menurut posting blog yang menyertaini laporan utang New York Fed.

Meskipun ada masalah-masalah ini, penggunaan kredit mereka secara keseluruhan di ekonomi AS relatif kecil, dan “dampak dari gelombang gagal bayar dan tunggakan baru-baru ini ke pasar kredit yang lebih luas kemungkinan terbatas,” tulis ekonom New York Fed.

Di luar pinjaman mahasiswa, manajemen utang orang Amerika “pada dasarnya cukup stabil” di antara beberapa tanda “kelemahan,” kata peneliti New York Fed dalam panggilan konferensi dengan wartawan.

Laporan itu mengatakan tingkat perpindahan pinjaman mahasiswa ke tunggakan serius adalah 10,9% di kuartal pertama, dibandungkan dengan 16,2% di kuartal keempat 2025.

MEMBACA  Presiden Jokowi Menghadiri Peringatan Hari Kebaya Nasional 2024 Pertama di Istora Senayan

Tingkat tunggakan keseluruhan untuk pinjaman mahasiswa di kuartal pertama adalah 10,3% untuk pinjaman yang sudah tiga bulan atau lebih bermasalah, naik dari 9,6% di akhir kuartal keempat 2025. Sekitar 2,6 juta peminjam pinjaman mahasiswa yang terlambat membnyar 120 hari atau lebih dikirimkan ke *U.S. Department of Education’s Default Resolution Group.*

Laporan itu mengatakan tingkat tunggakan total utang sebagian besar stabil pada kuartal pertama di 4,8%.

**TREN UTANG RUMAH TANGGA STABIL**

Tren utang rumah tangga secara keseluruhan stabil di kuartal pertama.

Belum jelas apakah ketenangan relatif ini akan bertahan karena konsumen menghadapi harga energi yang meloning terkait perang di Timur Tengah, yang gangguan rantai pasok global. Penelitian New York Fed baru-baru ini mengatakan rumah tangga berpenghasilan rendah semakin tertekan oleh biaya energi tinggi.

(This Indonesian version aims to replicate the style and characteristics of the original – B1 speaker.)

Tinggalkan komentar