Judul: Pertarungan Dua Raksasa Energi Masa Depan: Oklo vs. Nano Nuclear

Oklo (NYSE: OKLO) sama Nano Nuclear Energy (NASDAQ: NNE) itu dua perusahaan nuklir startup yang belum punya pendapatan. Mereka lagi bersaing buat dapetin peluang besar senilai triliunan dolar: reaktor nuklir kecil yang nantinya bisa kasih listrik bersih dan stabil buat pusat data AI dan pelanggan lain yang butuh daya besar.

Dari kedua perusahaan, Oklo lebih unggul soal kemitraan, sementara valuasi Nano kelihatan lebih masuk akal. Yuk kita liat lebih dekat, mana yang lebih bagus sebagai saham nuklir hari ini.

Apakah AI bakal bikin orang pertama di dunia jadi triliuner? Tim kami baru aja rilis laporan tentang satu perusahaan kecil yang disebut "Indispensable Monopoly," yang nyediain teknologi penting buat Nvidia dan Intel. Lanjutkan »

Sumber gambar: Getty Images

Oklo: Valuasi mahal dengan dukungan banyak nama besar

Oklo lagi mendesain reaktor nuklir kecil yang disebut Aurora powerhouse. Reaktor ini bisa pake bahan bakar daur ulang dan juga HALEU, jadi lebih efisien dan fleksibel, serta gak terlalu bergantung pada rantai pasok nuklir tradisional.

Kekuatan Oklo ada di kemitraannya. Selain dukungan awal dari CEO OpenAI Sam Altman, Oklo sekarang punya mitra besar kayak Meta Platforms, Switch, Equinix, Nvidia, Vertiv, Liberty Energy, Blykalla, dan RPower. Peluang terbesar buat pendapatan masa depan adalah tiga yang pertama—Meta, Switch, dan Equinix—yang total butuh sekitar 14 gigawatt (GW) listrik. Itu cukup buat 187 unit Aurora ukuran penuh (75 MW), kalau Oklo bisa supply semuanya.

Kalau kita asumsikan harga sekitar $40 sampai $90 per megawatt-jam, satu powerhouse 75 MW bisa hasilin sekitar $26 juta sampai $59 juta per tahun. Dengan begitu, backlog 14 GW itu sekitar $4,9 miliar sampai $11 miliar—masih di bawah kapitalisasi pasar Oklo yang $12,5 miliar.

MEMBACA  Analis: Kisah Likuiditas Rivian Lebih Penting Daripada Kerugian

Dengan rasio price-to-book sekitar 8 dan belum punya pendapatan, Oklo udah punya valuasi premium. Memang gak murah, tapi besarnya permintaan potensial ngejelasin kenapa investor masih mau bayar mahal.

Nano: Langkah awal di industri yang sedang berkembang

Nano Nuclear Energy juga lagi desain reaktor nuklir kecil. Sama kayak Oklo, perusahaan ini belum punya pendapatan dan belum dapat izin untuk operasi komersial.

Nano gak punya banyak mitra terkenal kayak Oklo, tapi punya satu mitra cukup besar: Super Micro Computer. Awal Mei 2026, mereka tanda tangan nota kesepahaman buat pasang microreactor Nano di pusat data Super Micro. Meskipun belum jelas potensi pendapatannya, kemitraan ini jadi tanda bagus kalau pelanggan tertarik sama teknologi Nano meskipun belum dapat izin aturan (stilahnya red.)

Soal izin, Oklo lebih maju. Mereka udah lama kerja sama dengan NRC, dan sekarang lagi ngurus pembangunan powerhouse pertama di Idaho National Laboratory. Pekan lalu, NRC setujui laporan Principal Design Criteria buat Aurora. Ini belum berarti reaktornya dapat lisensi, tapi jadi kerangka keamaanan yang bisa dipake di aplikasi masa depan.

Nano sendiri udah mulai bangun reaktor riset buat University of Illinois. Meski gak hasilin pendapatan, ini bisa bantu Nano ngebuktiin teknologinya aman.

Mana yang lebih buat investor hari ini: Oklo atau Nano?

Oklo punya lebih banyak bukti bisnis. Selain mitra teknologi besar, mereka punya backlog proyek yang bisa hasilin pendapatan nyata. Masih pre-revenue saat ini, tapi kemungkinan bakal mulai dapat duit dalam dua tahun ke depan.

Namun, Nano Nuclear bisa kasih potensi keuntungan lebih besar. Harganya $26 per saham, dneg kapitalisasi pasar sekitar $1,4 miliar—angka yang kecil dibanding $12,5 miliar milik Oklo. Memang masih mahal buat perusahaan tanpa pendapatan, tapi kelihatan lebih masuk akal.

MEMBACA  Bahlil mengatakan anggaran subsidi listrik akan diperluas sebesar 23% tahun depan

Haruskah kamu beli saham Oklo sekarang?

Sebelum beli, pertimbangin ini: Tim analyst Motley Fool udah nemuin 10 saham terbaik buat dibeli sekarang… dan Oklo gak ada di daftar itu.

pake ada tautan, saran, dan disclosure dari penulis

Tinggalkan komentar