Sertifikat Saham Berbingkai yang Kutemukan di Barang Almarhum Ayahku. Bagaimana Cara Tahu Apakah Bernilai Atau Tidak?

Beberapa orang mewarisi piring tua pu dèk ibu mereka, atau kolengsi perangko ayah mereka. Orang-orang meninggalkan barang-barang aneh saat mereka meninggal, beberapa punya nilai perasaan tapi tidak terlalu berharga secara uang.

Tapi gimana kalau kamu nemu sertifikat saham yang udah di-frame? Apakah itu termasuk barang kolèksi, atau mungkin masih punya nilai uang? Jawabannya tergantung pada beberapa faktor — tapi layak untuk di cek.

Kasus Joe, yang ayahnya kerja di Microsoft. Ayah Joe meninggal tahun lalu, dan Joe jadi pengelola warisan. Waktu ngeliatin barang-barang ayahnya, Joe nemu sertifikat saham Microsoft buat satu lembar. Sertifikatnya di-frame, kayaknya kenang-kenangan kantor, sama tertulis tanggal 10 Maret 1990.

Karena Microsoft nilainya naik banget sejak 1990, dan sahamnya udah dipecah berkali-kali, satu lembar saham ayah Joe sekarang bisa jadi 144 lembar saham, nilainya sekitar US$60.000 kalau sertifikat itu masih berlaku. Inget, setelah pemecahan saham biasanya lembar tambahannya dikirim sendiri, yang harus Joe cari tau juga.

Jadi soal besarnya, bisakah Joe mengubah ini jadi uang beneran, apa cuma buat kenang-kenangan?

Apakah sertifikat saham lama masih bernilai?

Sekarang hampir semua jual beli saham dilakukan secara elektronik — tapi dulu beda. Sampai sekitar tahun 1970, sertifikat kertaslah cara biasy untuk bukti kepemilikan saham. Universitas Massachusetts bilang, dulu sertifikatnya dibuat rumit supaya tampak penting dan susah di palsuin.

Banyak sertifikat sudah dialihin, tapi pada 2021, DTCC bilang masih ada US$780 miliar sertifikat kertas di branknya yang mau digitalis, “Sertifikat saham tua mungkin masih berharga,” walau tidak lagi diperdagang bung di nama tari sed kamu atau bond kite seama ahli war,y walikin lem ke brup out mes

MEMBACA  Saham Targa Resources mencapai level tertinggi dalam 52 minggu di $157.69 Oleh Investing.com

Tinggalkan komentar