Segera terbang? American Airlines Terbitkan Aturan Baru soal Power Bank Portabel – Wajib Tahu Sebelum Berangkat

Ringkasan Penting ZDNET

Penumpang American Airlines kini dibatasi maksimal dua power bank portabel. Power bank harus terlihat atau berada dalam jangkauan selama penerbangan. Pastikan Anda mengikuti aturan dan regulasi spesifik yang berlaku.

Mulai 1 Mei, American Airlines memberlakukan [regulasi baru] tentang power bank yang boleh dibawa dan digunakan penumpang untuk mengisi daya perangkat elektronik mereka.

Aturan ini, yang sudah berlaku saat artikel ini diterbitkan, menetapkan bahwa setiap penumpang maksimal hanya boleh membawa dua power bank. Power bank tersebut harus terlihat oleh awak kabin saat digunakan. Jika tidak dipakai, charger portable harus tetap berada dalam jangkauan penumpang dan tidak boleh disimpan di bagasi kabin atas.

American Airlines bukan maskapai pertama yang merevisi kebijakannya. Juni lalu, Southwest Airlines menjadi maskapai AS pertama yang menerapkan aturan power portabel serupa. Kebijakan Southwest masih mengizinkan satu charger per orang. Sama seperti American, Southwest juga mewajibkan power bank terlihat jelas saat dipakai.

Kebijakan American membatasi setiap penumpang dengan dua charger portabel, masing-masing berkapasitas maksimal 100 watt-jam. Selain tetap terlihat atau mudah dijangkau, perangkat ini tidak boleh diisi ulang selama di dalam pesawat.

Ketentuan ini berlaku untuk semua power bank eksternal serta koper tertentu yang memiliki port charging internal bertenaga baterai lithium-ion.

Mengapa American Airlines Melakukan Perubahan Ini?

Ingat, pihak berwenang (TSA) sudah melarang power bank dan baterai lithium lainnya disimpan di bagasi terdaftar demi keselamatan. Lalu, apa tujuan dari semua perubahan aturan penggunaan charger di dalam pesawat ini?

Baterai lithium menjadi sumber tenaga banyak charger portabel. Karena risiko kebakaran atau ledakan, maskapai berusaha memitigasi potensi kecelakaan sebelum terjadi. Semakin banyak charger portabel di pesawat, semakin tinggi pula risiko kerusakan baterai lithium.

MEMBACA  Masih Single di Usia 27, Kisah Maya Segera Hadir di VISION+ Originals

Premis kebijakan ini bukannya untuk sepenuhnya memberantas kebakaran lithium. Namun, jika charger selalu terlihat atau mudah diakses, peluang seseorang untuk mendeteksi masalah sebelum membesar dan menanganinya dengan cepat akan jauh lebih baik.

Meski insiden besar jarang terjadi, otoritas penerbangan swasta menyebut bahwa lebih dari sekali sepekan terjadi insiden asap, api, atau panas berlebih akibat baterai lithium-ion di pesawat di AS.

Yang Perlu Diperhatikan

Jika Anda akan bepergian, ada baiknya memverifikasi kebijakan power portabel maskapai Anda. Banyak maskapai internasional juga sudah memiliki aturan serupa. Cek regulasi setiap maskapai penerbangan Anda, terlebih jika melakukan penerbangan sambungan.

Punya koper dengan charger baterai lithium internal? Saya sarankan Anda menyesuaikan atau cari opsi yang lebih "sederhana" untuk menghindari masalah dengan regulasi maskapai.

Jika Anda memiliki power bank yang sering digunakan, periksa kondisinya. Pastikan tidak ada sobekan, kabel rusak, atau perubahan warna akibat panas (seperti bekas hangus).

Jangan lupa periksa kapasitas baterai (watt-jam) sesuai kebijakan maskapai. Informasi ini biasanya tertera di bagian belakang power bank atau bisa dicari secara daring.

Karena American melarang pengisian baterai portabel selama penerbangan isi dayalah baterai perangkat Anda di gerbang/pelabuhan keberangkatan.

Rekomendasi Power Bank Portabel

Butuh rekomendasi? Berikut beberapa opsi terbaik versi gawe pendri kami…

Tinggalkan komentar