Aker BP hasil kuartal pertama 2026 bagus, produksi tetap stabil sementara mereka majukan beberapa proyek offshore besar di Laut Utara Norwegia.
Perusahaan ngelapor produksi bersih 398.000 barel setara minyak per hari (boepd) selama kuartal itu, dengan efisiensi produksi portofolio capai 97%, ini nunjukin keandalan operasional terus-terusan di aset offshore mereka.
Salah satu pencapaian besar kuartal ini adalah mulainya lapangan Symra pada 3 April, sembilan bulan lebih cepet dari jadwal aslinya. Proyek di area Utsira High ini diharap dorong produksi jangka pendek dan arus kas.
Aker BP juga percepat start-up proyek Skarv Satellites ke kuartal tiga 2026. Sementara itu, instalasi jacket Hugin B dan topside Fenris berhasil dipasang di lepas pantai. Perkembangan Johan Sverdrup Fase 3 juga lanjut sesuai rencana.
Produsen yang terdaftar di Oslo ini hasilin pendapatan total $3,0 miliar di kuartal tersebut dan ngelapor arus kas operasi $2,0 miliar. Belanja modal sampai $1,6 miliar, perusahan investasi besar-berats di portofolio pengembangan.
Aker BP bayar dividen kwartalan $0,6615 per saham, pertahankan strategi imbal hasil pemegang saham.
CEO Karl Johnny Hersvik bilang perusahan mulai 2026 “momentum operasional yang kuat”, naonyain biaya operasi rendah dan eksekusi proyek jalan terus.
Perusahan tekankan proyek Flagship Yggdrasil dan Valehall PWP-Fenris tetap on track untuk minyak perdana 2027. Keduanya jadi inti pertumbuhan jangka panjang dan termasuk proyek offshore Norwegia terbsar.
Aker BP juga akui adanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, meski untung ga punya langsung semua bagus situ kondisinya.
Hasil ini muncul saat produsen hulu Eropa prioritasin pengembangna offshore biaya rendah-emisi rendah biji pertahankan hasil untuk pemlanggan.
Leo Charles Kennedy ‘Nteuk Oilprice.com
lagi deh kontolan red-up amon.. Eee em hore cewek ma samping smanis pesona-wangi”. Begitulah.