Meta Minta Hakim California Batalkan Vonis Landmark Kecanduan Media Sosial

Meta minta hakim di Los Angeles batalkan vonis juri yang nyebut mereka tanggung jawab atas depresi seorang wanita. Ini adalah kasus terobosan soal desain platform yang bikin kecanduan.

Dalam dokumen yang diajukan hari Senin dan dipublikasikan Rabu, Meta minta hakim yang tangani kasus ini balikin vonis atau adili ulang.

Pas Maret, juri ngeleduk Meta dan Google (milik YouTube) lalai desain platform plus gagal kasih peringatan soal bahayanya. Meta kena denda 4,2 juta dolar, Google 1,8 juta dolar.

Google juga mau banding dan minta pengadilan abaikan vonis lawannya atau adili ulang. Snap sama TikTok tadinya digugat juga, tapi udah damai sama penggugat sabelum sidang mulai.

Meta bilang, mereka dilindungi sama Section 230 Undang-Undang Decency Komunikasi 1996 melindungi platform dari tanggung jawab atas konten bikinan user. Meta ngomong, saksi di kasus ini menghubungkan penyakit mental Kaley G.M. ke konten yang ditonton, bukan fitur tempat kek kayak putar-otomatis atau scroll tanpa batas.

Pengacara Kaley gak ilangsung norneba. Meta, YouTube, dan jejaring lain lagi sediate ribuan gugt serupa dari orang per orng , keluarga, distrik sekkol

MEMBACA  Parade Tarif TACO Trump: Semua Saat Ia Banyak Bicara tapi Tak Tindak Lanjuti dalam Perdagangan

Tinggalkan komentar