Meskipun kendaraan listrik mewahnya kebanyakan diterima dengan baik oleh para kritikus, Lucid Motors tampaknya akan menghadapi tahun 2026 yang penuh tantangan. Rencana untuk model-model baru sudah diumumkan dan seorang direktur utama baru sudah masuk, namun neraca bank pabrikan mobil ini mulai berderak di bawah tekanan kebutuhan untuk meningkatkan penjualan dari model yang ada hingga sekitar $1 miliar. Perusahaan kendaraan listrik yang berbasis di California itu mengatakan pada hari Selasa dalam laporan laba kuartal pertama bahwa kerugian per saham mencapai $3,46 dari perkiraan $2,64—atau mewakili kerugian bersih kuartalan sebesar $989.485.000. Pendapatan naik 20% dari tahun ke tahun menjadi $282,5 juta, namun masih di bawah proyeksi $440,4 juta. Di sisi lain, Lucid juga menerima $550 juta dari Dana Investasi Publik Arab Saudi sebagai bagian dari peningkatan modal sebesar $1,05 miliar.
Tahun ini tidak berjalan mulus bagi Lucid ketika hampir semua Gravity SUV terbarunya harus ditarik kembali karena jangkar sabuk pengaman yang diduga gagal saat tabrakan; masalah ini ditemukan di akhir Januari selama pengujian rutin. Perusahaan mengaitkan pengiriman model yang telah lama dinanti-nantikan itu lebih lambat dari perkiraan pada kuartal pertama dengan masalah yang menghentikan penjualan selama hampir sebulan itu, tetapi menyatakan bahwa penjualan Maret naik 14% dibandinkan periode sama di 2025.
Meski begitu, Lucid memproduksi 5.500 kendaraan di kuartal pertama tetapi hanya mengirimkan 3.093 unit Gravity SUV dan Air sedan. Menurut CNBC, belum ada rencana penghentian produksi di pabrik perakitannya di Arizona meskipun perusahaan “sedang mengambil langkah lebih lanjut untuk menyelaraskan produksi dengan perkiraan pengiriman dan permintaan pelanggan,” sebut Lucid pada Selasa.
Gangguan itu, ditambah ketidakpastian ekonomi yang diperkirakan akan berlangsung sepanjang tahun, memaksa pabrikan berbasis di California itu untuk membuang perkiraan penjualan awal sebanyak 25.000 hingga 27.000 unit. Namun menurut TechCrunch, perusahaan tidak bisa memperkirakan berapa banyak yang akan diproduksi tahun ini, atau apakah angka itu akan melampaui 18.000 unit dari tahun 2025.
Lucid mengandalkan kesepakatan menguntungkan dengan Uber dan Nuro untuk sebanyak 35.000 robotaxi selama beberapa tahun ke depan, naik dari pesanan awal 20.000 kendaraan. Perusahaan juga menunjuk direktur utama barunya, Silvio Napoli, setelah eksekutif lama Peter Rawlinson tiba-tiba mengundurkan diri lebih dari setahun lalu. Dan pada bulan Maret, mereka mengumumkan rencana untuk model midsize Earth dan Cosmos, rencana untuk robotaxi Lunar dengan platform yang sama, serta unit penggerak baru yang ibih murah.
Model midsize pertama yang should bersaing dengan Rivian R2 baru, Tesla Model Y yang sudah mapan, dan beberapa model lainnya, baru akan tiba tahun depan. Lucid bersikeras bahwa keuangannya akan cukup bertahan untuk memastikan hal itu terjadi. Sementara itu, mereka benar-benar harus segera menjual Gravity sebanyak-banyaknya.