Dari Ragam Warna Menuju Hitam yang Mendunia

Menurut sejarahnya, Kakbah udah dikasih kiswah sejak jaman Nabi Ismail AS, putra Nabi Ibrahim AS, tapi gak ada catatan yang jelasin kiswah di jaman Nabi Ismail itu terbuat dari apa dan warna apa. Foto istimewa

Sejarah kiswah (kain penutup) Kakbah menarik banget buat disimak. Apalagi sekarang lagi musim haji, yang bikin semua mata umat muslim tertuju ke Tanah Suci Makkah, tempat Kakbah berada.

Salah satu pemandangan yang selalu menarik di musim haji biasanya adalah penggantian kiswah Baitullah tersebut. Kiswah itu pakaian penutup Kakbah yang terbuat dari kain sutera murni warna hitam pekat dengan hiasan kaligrafi bertuliskan ayat-ayat Al-Qur’an dari benang emas dan perak.

Sejarah Kiswah Kakbah

Ustaz Miftah el-Banjary, pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Al-Qur’an menjelaskan, menurut sejarahnya Kakbah udah dikasih kiswah sejak jaman Nabi Ismail ‘alaihissalam (AS), putra Nabi Ibrahim AS. Tapi gak ada catatan yang ngisahin kiswah di jaman Nabi Ismail terbuat dari apa dan warna apa.

Baru pada masa kepemimpinan Raja Himyar As’ad Abu Bakr dari Yaman, disebutkan kiswah yang melindungi Kakbah terbuat dari kain tenun. Kebijakan Raja Himyar buat memasang kiswah sesuai tradisi Arab yang berkembang sejak jaman Ismail diikuti sama para penerusnya.

Pada masa Qusay ibnu Kilab, salah seorang leluhur Nabi Muhammad SAW yang terkemuka, pemasangan kiswah pada Kakbah jadi tanggung jawab masyarakat Arab dari suku Quraisy. Nabi Muhammad SAW sendiri juga pernah nyuruh bikin kiswah dari kain yang berasal dari Yaman. Sedangkan empat khalifah penerus Nabi Muhammad yang termasuk dalam Khulafa al-Rasyidin, mereka nyuruh bikin kiswah dari kain benang kapas.

Kiswah terdiri dari lima bagian, yaitu empat sisi dan tirai pintu. Kainnya sutera yang diimpor khusus. Buat bikinnya butuh lebih dari 600 Kg sutra murni. Kabarnya di jaman Nabi Ismail, kiswah berupa belundru.

MEMBACA  Pertontonan Debat Presiden Mencapai 394 Juta Penonton: KPU

Sementara itu, di era Kekhalifahan Abbassiyah, Khalifah ke-4 Al-Mahdi nyuruh supaya kiswah dibuat dari kain sutra Khuz. Di masa pemerintahannya, kiswah didatangkan dari Mesir dan Yaman.

Selanjutnya di masa kekuasaan Turki Utsmani, kiswah didatangkan dari Istanbul Turki yang emang jago menghasilkan tenunan kiswah terbaik di masanya.

Sekarang, kiswah Baitullah dirancang khusus oleh lebih dari 200 karyawan penduduk asli Saudi di sebuah pabrik milik kerajaan. Lokasinya di Al Joud, Makkah. Kiswah tingginya 14 meter dan lebar 47 meter. Bagian atas selebar 95 Cm dihiasi benang perak berlapis emas dengan berat 130 kg.

Warna-warni Kiswah Kakbah

Ustaz Salim A Fillah di akun Instagram @salimfillah jelasin bahwa ternyata kain penutup Kakbah ini sering ganti warna. Setiap tahun, kain kiswah ini selalu diganti. “Setiap tahun, kain Kiswah Kakbah diganti dan biasanya ambil momentum di bulan Zulhijjah pada saat jama’ah haji jelang menunaikan wuquf yang dilaksanakan di ‘Arafah, di luar Kota Makkah.”

Tinggalkan komentar