Direktur Utama Ericsson Indonesia, Nora Wahby. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA – Percepatan implementasi jaringan 5G dinilai menjadi kunci untuk ningkatin daya saing ekonomi digital Indonesia. Teknologi ini dianggap sebagai fondasi utama yang bakal mendorong transformasi di berbagai sektor industri menuju visi Indonesia Emas 2045.
“5G sudah menjadi infrastruktur nasional yang krusial. Teknologi ini akan mempercepat transformasi digital Indonesia lewat jaringan berkecepatan tinggi, andal, serta latensi rendah,” kata Presiden Direktur Ericsson Indonesia, Nora Wahby, dalam keterangan pers pada Rabu (6/5/2026).
Pernyataan itu disampaikan dalam forum industri telekomunikasi Indotelko Forum 2026 di Jakarta, yang ngumpulin berbagai pemangku kepentingan buat membahas arah pengembangan konektivitas digital nasional. Secara global, adopsi 5G nunjukin pertumbuhan yang pesat. Ericsson Mobility Report memperkiraan jumlah pelanggan 5G bakal mencapai sekitar 2,9 miliar pada akhir 2025 dan naik jadi 6,4 miliar pada 2032, mencakup sebagian besar langganan seluler di dunia.