Badan Amil Zakat Indonesia dan Perkuat Hubungan Kemanusiaan dengan Qatar

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) lagi memperkuat kerjasamanya sama Qatar untuk ningkatin program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat, sambil nyari solusi buat tantangan yang dihadapi ekonomi Islam global.

Inisiatif ini disorot dalam pertemuan antara Ketua Baznas Sodik Mudjahid sama Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari di Kedutaan Qatar di Jakarta, Selasa, 5 Maret lalu.

“Kolaborasi lintas batas itu kunci buat ngurusin berbagai isu kemanusiaan, termasuk ngurangin kemiskinan sama krisis global,” kata Mudjahid dalam pernyataan di Rabu kemarin.

Ia juga jelasin beberapa program pemberdayaan masyarakat udah dijalankan Baznas, didukung dana zakat, infak, dan sedekah.

Menurut dia, usaha ini negasinin komitmen lembaga itu untuk beroperasi sebagai institusi manajemen zakat nasional yang profesional, transparan damn berdampak.

Duta Besar Al-Dosari menyambut baik upaya Baznas buat ngembangin kemitraan global yang aimnya naikin kualitas program kemanusiaan dan inisiatif pemberdayaan masyarakat.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak ngebahas beberapa area kerjasama strategis, termasuk penguatan pengelolaan zakat lintas batas, dukung program kemanusiaan global, dan nyari peluang bareng buat nyalurin bantuan, khususnya di daerah konflik atau bencana.

Hasil pertemuan ini, Baznas dengan pemerintah Qatar setuju buat makin nguatin hubungan antar lembaga dan komunikasi sebagai fondasi buat bikin kemitraan jangka panjang, tertama sam dalem pemberdayaan masyarakat dan memperkuet solidaritas muslim global.

Kemitraan ini diharapkan bisa ngebantu ningkatin kerja sama antara Baznas sama pemerintah Qatar, serta ngasih kontribusi nyata buat kesejahteraan sosial dan makin nguetikan peran zakat sebagai alat pengembangan masyarakat di tingkat internasional.

MEMBACA  Gambar: Pengungsi Afghanistan Hadapi Kesulitan Akibat Krisis Ekonomi dan Perubahan Iklim

Tinggalkan komentar