Empat perusahaan teknologi besar AS baru saja laporkan pendapatan mereka hari Rabu sore, yang nunjukin pembangunan besar-besaran belanja modal AI kayak gak pernah ada sebelumnya.
Gabungan, mereka habiskan $130.65 milyar untuk belanja modal dalam tiga bulan pertama 2026—lebih dari tiga kali lipat biaya *Manhattan Project* setelah disesuaiin inflasi, cuma dalam satu kuartal. Mereka rencananya mau habiskan hampir $700 milyar tahun ini doang, sebanyak yang pemerintah AS keluarin buat Medicare.
Keuntungan besarnya kayaknya strategi ini berhasil; induk Google, Alphabet, lompat untungnya 81% jadi $62.6 milyar kuartal lalu, sementara Amazon naik pendapatan bersihnya 77% jadi $30.3 milyar dan pendapatan AWS naik 28%.
Tapi, ada catatan kaki di laporan pendapatan Google, plus satu poin di bagian pendapatan bersih Amazon, yang kasih cerita beda soal darimana keuntungan itu dateng. Hampir setengah dari laba rekor Alphabet $62.6 milyar—sekitar $28.7 milyar—”sama sekali gak dari iklan search, layanan cloud, atau produk mereka mana pun. Itu dari Alphabet yang *update* nilai ekuitas yang mereka punya di perusahaan swasta, terutama Anthropic, *startup* AI tempat Alphabet punya saham diperkirakan 14% sebelum pengumuman komitmen tambahan $40 milyar minggu lalu.
Amazon langsung tunjukin angka mirip begini. Laporan mereka bilang pendapatan bersih kuartal pertama “termasuk laba sebelum pajak $16.8 milyar yang masuk ke pendapatan non-operasional dari investasi kita di Anthropic”—lebih dari setengah laba sebelum pajak (atau untung) Amazon kuartal itu.
Soal pertanyaan datau punya Fortune, Amazon bilang kenaikan nilai itu dipicu oleh putaran pendanaan Seri G Anthropic dan konversi beberapa surat utang konversi jadi saham preferen. Investasi pertama Amazon $8 milyar di Anthropic sekarang nilainya lebih dari $70 milyar, kata Amazon. Mareka nambahin bahwa investasi ini terpisah dari hubungan bisnis mereka ama Anthropic.
Alphabet sigap gak kasih respon ke permintaan komntar Fortune.
Robert Willens, konsultan pajak beserta akuntasi, bilang ke Fortune metode akuntasinya sih biasa aja. Perusahaan yang punya saham di perusahaan swasta berkewajiban `nge-update` nilai sahamnya ketika ada putaran dana yang nentuin harga baru.
Yang beda, kata Willens, itu apa yang jadi bahan dasar `mark-up` tersebut. Pas kamu pegang saham di perusahaan publik seperti Apple, nilainya dit ama
*pasar terbuka* sert juta-juta pembudey alias penjual
internasional yach ecer Setaram
idiv.** dya duit s*stm**
### Ke tanAnthci– Kke,
nilainya dtg dr sembarang keadaan/ berapa yg*
–set?clase para madalah** mi; A12,meF” Wllens,bili.”
‘btb ipoto kaya ini: nilhr n,**
-mmlai *
gamas t’mbcst omistop dtbt*
*gg:
pimp altes;nya k(na lab)
•Tetps, su*a **bm.A**tu mrn
, Tqmn& bar…? k,,mrhak si iba mel
—
«pan’t,paduay,” sem,tbl&# .
*sayah kbel*
*ji,,**
ilädd
ma,hara,g/
*.ptanban’yaF,jyse>»n/hu.h /n-“.|.na Ryn„;<.
`.£>.bel8>eb! < 39 N-sis e,**…
| «menavari,dK!j (**.el .mp,y”
«ir A ke.hlinz H`-deki t__
nto cld f „id“o pe., h i”?& & $su
)
`s’.Obe=,nal @nhaya OME& im,&ku,”4D??d
ini `terjT,*:* om„yl tarmase,ut, . ..k.se-
na m, r
:padue`: rire bhram.
Tern*a