Pertukaran Kripto Coinbase Berencana PHK 700 Pegawai, Alasan ‘Kondisi Pasar’ dalam Restrukturisasi Menuju ‘Era AI’

Coinbase Global (COIN) bilang hari Selasa bahwa mereka akan mempecat 700 karyawan dalam minggu-minggu mendatang. Langka ini, yang artinya pemotongan 14% dari jumlah worker perusahaan crypto per 1 Mei, tujuannya untuk mengatur biaya operasional “sebagai respons terhadap kondisi pasar saat ini” dan “mengoptimalkan operasi Perusahaan untuk era AI,” menurut dokumen resmi.

“Dua kekuatan sedang bertemu pada waktu yang sama,” kata CEO Brian Armstrong tentang restrukturisasi di posting media sosial X, nambahin, “Kita harus proaktif untuk merespons keduanya.”

Selain PHK, Armstrong bilang Coinbase tidak ingin ada “manajer murni” dan akan ngecilin struktur organisasi sampai maksimal lima level antara eksekutif top dengan semua 4.300 worker yang tersisa.

_Saham_ Coinbase naik 4% di perdagangan pra-pasar hari Selasa. Saham ini udah turun 10% sejak awal Januari.

Saham Coinbase dapat tekanan tahun ini karena pasar crypto masih lesu sejak puncaknya bulan October. Total kapitalisasi pasar aset digital udah ilang $1,6 triliun selama periode itu, menurut data CoinMarketCap.

Coinbase juga bilang estimasi biaya restrukturisasi total antara $50 juta sampai $60 juta, dengan hampir semua biaya itu dari pesangon karyawan dan biaya PHK lainnya.

Perusahaan harap bisa catat semua biaya itu di laporan kuartal kedua, tapi waktunya mungkin berubah.

Coinbase bakal lapor hasil keuntungan kuartal pertama pada hari Kamis sore. Analis yang disurvei Bloomberg perkirakan perusahaan akan lapor penurunan 50% di pendapatan yang disesuaiin (adjusted EBITDA) dari kuartal pertama 2025.

David Hollerith liput sektor keuangan, dari bank-bank besar negara sampai pemberi pinjaman regional, perusahaan ekuitas swasta, dan ruang cryptocurrency.

Klik di sini untuk analisis mendalam berita dan event pasar saham paling anyar yang gerakin harga saham.

MEMBACA  Jaminan Rp1,2 Miliar dan Nasib Truk yang Tertahan

Baca berita keuangan dan bisnis terbaru dari Yahoo Keuangan.

Tinggalkan komentar