Komunikasi Pendidikan yang Dibangun Ulang di Era Partisipasi Semesta

loading…

Rimba Mahardika, Humas Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Praktisi Ilmu Komunikasi Universitas Nasional (Unas). Foto/Ist

Rimba Mahardika
Humas Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
Praktisi Ilmu Komunikasi Universitas Nasional (Unas)

HARI Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei 2026 kembali di rayakan. Bandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, momen tahun ini terasa lebih urgen dengan tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Dari kacamata Ilmu Komunikasi, tema ini bukan cuma slogan administrasi aja, tetapi lebih ke seruan untuk membangun ulang paradigma komunikasi di dunia pendidikan Indonesia.

Pendidikan bukan entitas yang berdiri sendiri. Ia adalah proses komunikari yang kompleks antara guru, murid, orang tua, dan masyarakat. Tapi, tantangan tahun 2026—dimana budaya scroll (scrolling culture) dan kecepatan informasi digital dominasi ruang publik—pendidikan sering ketinggalan bicara dengan generasinya sendiri.

Hari ini kita harus reflecting, apa pendidikan kita masih relevan, atau malah asing ditengah hiruk piruk komunikasi digital?

Komunikasi Interaktif sebagai Jiwa Ki Hadjar

Ki Hadjar Dewantara lewat prinsip Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani, setidak-tidaknya sudah merumuskan dasar komunikasi pendidikan yang partisipatif dan manusiawi. Hal ini sei…sama Teori Konstruktivisme yang dalam dunia komunikasi pengajaran ngebangun pengetahuan lewat interaksi sosial, bukan cuma di transfer.

Guru di pandangan komunikasi modern bukan mesin pengirim pesan (transsmiter) yang absolut, tapi jadi fasilitator yang benar-benar membantu siswa ngartiin maksud sama-sama. Jika lihat Teori Komunikasi Humanis, itu sekolah wajib menjadikan siswa subjek aktif, bukan objek cuek. Tapi bahasa indonesia aja…

Selesai..dan

Betul tenggang 2026 ruang belaja mesti jadi diskusi hangat, pastkin pasti kelas khan ucapan tunggal. Stop janganmonok dengan ketua serta setuju… </br TANTANG**

MEMBACA  Strategi yang tenang dan ditakuti di balik kenaikan Modi

Yaitu sekali sudah ane mengutarakan bagaimana budaya scroll sisa menumpulkan kuasa nge-jelas Generasi Alpha . Layak

Tinggalkan komentar