Perang Iran: Update Hari ke-64 saat Trump Tolak Proposal Teheran | Berita Perang AS-Israel melawan Iran

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa proposal perdamaian terbaru dari Iran berisi tuntutan yang ‘tidak bisa ia setujui’.

Dipublikasikan Pada 2 Mei 20262 Mei 2026

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan rasa frustasinya terhadap proposal perdamaian teranyar Iran, dengan menyatakan, “mereka meminta hal-hal yang tidak bisa saya setujui,” serta memperingatkan agar konflik jangan diakhiri terlalu dini hanya untuk melihat ketegangan kembali muncul “dalam tiga tahun lagi.”

Pada saat yang sama, Washington telah memperingatkan bahwa kapal-kapal yang membayar tol atau biaya kepada Iran untuk melintasi Selat Hormuz dapat menghadapi sanksi AS, menandakan sikap yang lebih keras terhadap aktivitas maritim yang terkait dengan Teheran.

Sementara itu, jajak pendapat baru dari Washington Post-ABC News-Ipsos menunjukkan bahwa 61 persen warga Amerika percaya penggunaan kekuatan militer Trump terhadap Iran adalah sebuah kesalahan.

Di Iran

Empat belas tentara tewas pada hari Jumat dalam operasi penjinakan bahan peledak yang belum meledak di provinsi Zanjan di barat laut, demikian dilaporkan media lokal.
Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei mendesak rakyatnya untuk melancarkan perang ekonomi dan “mengecewakan” musuh-musuhnya, di tengah dampak perang dengan AS dan Israel serta bertahun-tahun sanksi.
Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) menyatakan akan memberlakukan “aturan baru” di perairan dekat pantainya, yang bertujuan menjadikannya “sumber keamanan dan kemakmuran” bagi kawasan.

Diplomasi Perang

Departemen Luar Negeri AS memberlakukan langkah-langkah baru terhadap entitas yang terkait dengan ekspor minyak bumi Iran, termasuk Terminal Minyak Qingdao Haiye yang berbasis di Tiongkok, dengan menuduhnya mengimpor jutaan barel minyak mentah yang dikenai sanksi dan memfasilitasi pendapatan miliaran dolar bagi Teheran. Beijing menolak langkah ini sebagai “sanksi sepihak” yang melanggar hukum.
Departemen Luar Negeri menyatakan telah menyetujui penjualan militer senilai lebih dari $8,6 miliar untuk Israel, Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab.

MEMBACA  Putin bisa mendapatkan 82% suara, kata pelaksana jajak pendapat Rusia yang setia kepada Kremlin

Di AS

Trump mengatakan ia tidak puas dengan proposal baru Iran untuk perundingan damai, yang menurut kantor berita negara Iran, IRNA, disampaikan melalui mediator Pakistan. “Mereka meminta hal-hal yang tidak bisa saya setujui,” ujarnya.
Analis Sultan Barakat mengatakan Iran dan AS “sangat putus asa” untuk mengakhiri perang dengan cara yang memungkinkan mereka untuk “menyelamatkan muka.”
Trump memberi tahu para pembuat undang-undang utama AS bahwa permusuhan di Iran telah berakhir, setelah mendapat tekanan dari Kongres untuk mencari otorisasi konflik saat konflik memasuki bulan ketiga.
Departemen Keuangan AS memberlakukan sanksi baru terhadap tiga perusahaan pertukaran valuta asing Iran untuk mencoba menekan aliran “jala penyelamat keuangan” Teheran.
USS Gerald R Ford meninggalkan Timur Tengah setelah berpartisipasi dalam operasi melawan Iran, kata seorang pejabat AS, menurut laporan. Dua kapal induk lainnya – USS Abraham Lincoln dan USS George HW Bush – berada di antara 20 kapal AS yang masih ada di kawasan itu.
Mark Cancian dari Pusat Studi Strategis dan Internasional mengatakan kemampuan militer AS “tidak berubah” karena Washington kembali ke postur khasnya dengan dua kelompok kapal induk.
“Gugus tugas Ford telah meninggalkan Amerika Serikat pada Juni lalu, dan penempatannya telah diperpanjang dua kali. Kru dan kapal sudah lelah, jadi Amerika Serikat memulangkan gugus tugas tersebut,” tambahnya.
USS Gerald R Ford berlabuh di Split, Kroasia, 29 Maret 2026 [EPA]

Di Lebanon

Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon menyatakan bahwa 12 orang tewas pada hari Jumat dalam serangan Israel di wilayah selatan negara itu, termasuk di sebuah kota di mana militer Israel telah mengeluarkan perintah pengungsian paksa meskipun ada gencatan senjata.
Ketua parlemen Lebanon, Nabih Berri, mengatakan Israel menggunakan gencatan senjata sebagai kedok untuk mengintensifkan serangan.

MEMBACA  Starmer Dikritik Setelah Laporan Ungkap Mandelson Gagal Pemeriksaan Keamanan

Tinggalkan komentar