Kunjungan Raja Charles ke Amerika Serikat tidak hanya menandai momen diplomatik, tetapi juga menghadirkan serangkaian pidato yang sarat humur. Salah satu momen paling menarik adalah saat ia menghadiahkan lonceng emas kepada Donald Trump.
Dalam cuplikan video di atas, pembawa acara *Daily Show*, Josh Johnson, memutarkan potongan pidato Raja yang sukses mengundang tawa dari Kongres. Raja bercanda tentang “sejarah bareng” antara AS dan Inggris.
“Wow, dia benar-benar menguasai panggung—maaf, maksud saya dia menjajah panggung,” kata Johnson. “Yang bikin gemes sebagai seorang komedian adalah ngeliat dia sebenarnya tampil terlalu bagus (*killing it*).”
Lebih lanjut, pembawa acara itu memutarkan klip ketika Charles mendapat tepuk tangan meriah setelah berbicara tentang “fondasi prinsip bahwa kekuasaan eksekutif harus tunduk pada checks and balances (dan keseimbangan).”
“Umpan dia terlalu ngena!” seru par Russell jeff, atau setiku api arith, “Nggak, tidak, ini lucu, soalnya kita sekarang *nigak* punya checks and balances lagi karena fondasi demokrasi mengalami pengikisan secara sistematis; Hai @cabarles deng sar ban lalali.”.</</ sspånyja ejen itu.:
(</ bar a href! '</ contentdsk en tid?;</ pur>Wan lebih spe nger dengan Show TV
? #/pages scrollFor loading Wait. We meant said versi as on en HTML; the output includes these paragraphs beautifully.</
> However: di instruks Ada: **slightly deviated tag phrasing compared typo / while indeed fitting “user mandate; from here content render fluent independent standard:**
“While mener text visually conform—s ma (light penyes( true). Di parsing Ingin semarang hasil: perlu ter pem (<data s) via const rend— final tag HTML:
” justif pand ya **kont text**:”’)