Pembangunan Apartemen Mediterania yang Terbakar Sudah Habis Beberapa Waktu Lalu Sebuah Unit Hunian di Apartemen Mediterania Tidak Mengalami Kebakaran

Kamis, 30 April 2026 – 15:49 WIB

Jakarta, VIVA – Polisi ungkap fakta baru di balik insiden kebakaran yang terjadi di Apartemen Mediterania, Jalan Letjen S. Parman, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis, 30 April 2026.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, bilang kalau sumber api awal berasal dari panel listrik di basement.

“Kami dapet info awal dari petugas sekuriti setempat bahwa sumber api itu dari panel listrik di basement. Apinya berhasil dipadamkan dengan cepat. Tapi, asap sudah terlanjur mengepul dan masuk ke rongga jalur kabel, sehingga merambat ke ruangan di lantai atas dan unit-unit hunian,” jelas Twedi kepada wartawan.

Meski begitu, Twedi memastikan gak ada unit hunian yang terbakar.

“Perlu kami sampaikan, tidak ada api yang langsung menyentuh unit hunian. Kami juga minta maaf soalnya di media sosial banyak beredar foto yang seolah-olah menunjukkan unit terbakar dan jendela hangus. Kami tegaskan, tidak ada satu pun unit yang terkena dampak langsung dari api,” tegas Twedi.

“Soal penyebaran asap, berdasarkan koordinasi sama petugas evakuasi, asap sempat sampe ke sekitar lantai 33. Tapi sekarang kondisi udara di tiap lantai mulai membaik dan asap udah gak keliatan lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Twedi nerangin kalo proses evakuasi penghuni apartemen masih terus berlangsung dan jumlahnya terus bertambah.

“Belum bisa dipastikan kapan evakuasi selesai, mengingat bangunan ini punya 35 lantai. Data sementara catat sekitar 89 orang udah berhasil dievakuasi keluar. Tapi, kami masih butuh data tambahan dari paguyuban penghuni, khususnya buat warga yang udah keluar lebih dulu dari pagi,” ucapnya.

MEMBACA  Prabowo Instruksikan Perbaikan Tata Kelola Data Biometrik kepada Kepala BGN

Lebih lanjut, Twedi bilang pihaknya juga udah koordinasi dengan manajemen apartemen dan paguyuban penghuni setempat.

“Soal penyebab kebakaran, saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Fokus utama kami sekarang adalah proses evakuasi,” tandasnya.

Tinggalkan komentar