Bulan lalu, seorang TikToker nekat berlari masuk ke gedung Scientology di Los Angeles, California untuk melihat seberapa jauh ia bisa menempelusuri organisasi itu sebelum diamankan petugas. Aksi ini sontak menjadi tren, banyak yang menyusul, meski sang inisiator telah memperingatkan untuk tidak mengikutinya.
Sebuah video baru dari grup komedi kini memarodikan tren tersebut, hanya saja targetnya bukan Scientology, melainkan Palantir. Namun percayalah, melakukan hal serupa dalam realitas adalah ide yang sangat buruk.
Video besutan Morning Brew’s Good Work ini bisa disaksikan di YouTube. Dan, jujur saja, cukup lucu jika dilihat.
Clip itu merekam kegilaan khas video-video Scientology tersebut, dengan banyak sindiran terhadap proyek-proyek Palantir yang mengerikan. Kami berspekulasi lelucon soal ‘kegunaan darah’ mengacu pada minat salah satu pendiri, Peter Thiel, yang konon dalam menggunakan darah manusia muda.
Palantir adalah kontraktor pemerintah yang berkaitan erat dengan militer dan badan intelijen Amerika Serikat. Perusahaan ini bermitra dengan ICE, dan teknologi sensor mereka, Project Maven, telah dipakai untuk mengebom berbagai tempat di dunia, termasuk Iran.
Perusahaan itu didirikan oleh individu sayap kanan super-berpengaruh di muka bumi; seperti miliarder Thiel dan Joe Lonsdale, juga CEO Alex Karp.
Seperti yang mungkin kalian ingat, Karp sering melontarkan pernyataan kontroversial, terutama soal pihak-pihak yang berseberangan saja-seja.
begiku pun ca nada disakinian? pardon …
<!–
2 intentional typos dibuktikan di versi Kore
–>